banner 468x60

Legislator minta proses hukum terhadap TKA PT. SRM transparan

Trigger Netmedia - 27 Oktober 2018
Legislator minta proses hukum terhadap TKA PT. SRM transparan
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Abdul Sani kembali pertanyakan transparansi diamankannya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang kedapatan membawa emas batangan seberat 3,3 Kg di Bandara Rahadi Oesman Ketapang oleh aparat belum lama ini.

“Kejadian itu sudah diketahui masyarakat karena sudah terekspose dimedia massa dan media sosial. Tentu kita bertanya-tanya sudah sejauh mana proses mengenai penahanan emas yang didapat dari lokasi tambang PT Surya Rafli Mandiri (SRM-red) tersebut,” Kata Abdul Sani, Sabtu (27/10).

Abdul Sani meminta Polres Ketapang transparan dalam memberikan informasi mengenai perkembangan kasus ini. Mulai dari bagaimana status barang bukti emas batangan hingga status TKA yang membawa emas batangan tersebut.

“Jangan buat masyarakat berpikir negatif dan bertanya-tanya. Kalau barang bukti emas ditahan panggil wartawan buat di perlihatkan agar bisa diekspose media dan masyarakat mengetahuinya. Kalau kita tidak tahu emas masih ditahan atau mungkin sudah dibawa oleh perusahaan,” ujarnya.

Legislator itu menduga kasus pembawaan emas oleh TKA karyawan SRM Ketapang bisa saja bukan kali pertama. Lantaran perusahaan sudah masuk kelokasi kerja selama 7 tahun lamanya, dan memungkinan telah membawa emas lebih dari sekali keluar dari Ketapang.

“Secara logika saja, sudah 7 tahun masuk apakah benar baru kali ini membawa emas keluar Ketapang. Kemudian kalau mereka tidak bersalah kenapa meski ditahan,” sebut Abdul Sani.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat menystakab pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembawaan emas batangan tersebut. Dikatakan hingga kini kasus tersebut masih ditangani.

“Kasusnya masih berjalan, kita masih menunggu saksi ahli dari Kementrian ESDM,” ungkap Kapolres.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu jawaban dari saksi ahli, yakni dari Kementrian ESDM mengenai prosedur yang dilakukan perusahaan apakah sudah memenuhi prosedur atau belum.

“Jawaban tidak tahu kapan, yang jelas barang bukti emas masih kita tahan,” bebernya.

Sebelumnya Direktur PT SRM, Lubis telah memberikan penjelasan kepada pihak kepolisian terkait diamankannya karyawan TKA yang dipekerjakan di perusahaannya, TKA tersebut diamankan polisi karena kedapatan membawa emas batangan beberapa waktu lalu di Bandara Rahadi Osman, Ketapang. Lubis mengklaim memiliki izin yang lengkap dan meyakini kalau emas milik PT. SRM dikembalikan oleh aparat kepolisian. Namun, ketika dikonfirmasi awak media melalui via telepon selular. Direktur PT. SRM, Lubis hingga kini tidak membalas konfirmasi awak media.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com