banner 120x600 banner 120x600

Waspadai perbatasan Kalbar, narkoba mengancam generasi muda

Waspadai perbatasan Kalbar, narkoba mengancam generasi muda
banner 120x600
banner 468x60

PUTUSSIBAU (triggernetmedia.com) – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono menyatakan jalur tikus diwilayah perbatasan Kalimantan Barat, rentan sebagai jalur masuknya narkotika dan obat-obatan terlarang di provinsi itu. Dirinya mengingatkan bahaya narkoba yang mengancam generasi muda, khususnya diwilayah pedesaan, yang dimungkinkan sebagai jalur ilegal peredaran barang ilegal narkotika.

“Bahaya narkoba sudah mengancam generasi muda sampai ke desa-desa dan masuk lewat jalur ilegal di perbatasan,” ujarnya pada Festival Danau Sentarum di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia, Kecamatan Batang Lupar wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Kamis (26/10).

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menegaskan bahwa narkotika merupakan musuh bersama. Menurutnya narkoba sangat bahaya, yang menyasar generasi penerus bangsa.

“Kita cegah dan selamatkan generasi muda dari ancaman narkotika itu. Kita perangi narkotik itu dengan kesadaran dan kerjasama semua pihak hingga lapisan masyarakat. Jangan biarkan generasi muda kita rusak karena narkoba,” ucapnya.

Baca juga  Jatam Ungkap 16 Purnawirawan TNI-Polri Terlibat Bisnis Pertambangan

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menegaskan dalam penangan narkoba Kepolisian Daerah Kalbar tidak akan bermain-main. Dikatakan, siapapun yang terlibat narkoba akan ditindak tegas sesuai undang – undang yang berlaku.

“Apabila masyarakat melihat dan mengetahui adanya peredaran narkoba, maka segera laporkan kepada aparat penegak hukum,” imbaunya.

Warga perbatasan, Hendri (46) meminta agar pengawasan di jalur tidak resmi lebih diperketat sehingga narkoba dan barang ilegal lainnya tidak masuk ke wilayah Indonesia. Hendri mengaku khawatir ancaman narkoba diwilayah perbatasan mempengaruhi dan merusak Sumber Daya Manusia diperbatasan, khususnya generasi muda.

Baca juga  Jangan Sembarangan Klaim Temukan Obat Covid-19

“Jika memang jalur tidak resmi dijadikan tempat masuknya narkoba, sebaiknya jalur-jalur tidak resmi itu harus lebih diperketat dan ditutup. Sebab, narkoba mengancam dan menyasar generasi muda kita,” ujar Hendry.

Pewarta : Lay
Editor : Arthur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.