banner 468x60 banner 468x60

Disdukcapil Bengkayang hentikan pelayanan KTP elektronik

Trigger Netmedia - 25 Oktober 2018
Disdukcapil Bengkayang hentikan pelayanan KTP elektronik
 - ()

BENGKAYANG (triggernetmedia.com) – Sejak bulan Oktober 2018 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bengkayang menghentikan pelayanan cetak KTP elektronik. Kekosongan blangko KTP elektronik menjadi alasannya.

“Blangko kosong ini menyulitkan petugas Disdukcapil dalam pelayanan administrasi KTP elektronik. Padahal ditengah rencana Dirjen Kemendagri yang akan melakukan pemblokiran terhadap wajib KTP Elektronik usia 23 tahun,” kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bengkayang, Akam, Kamis (25/10).

Menurut Akam, selain blangko yang kosong, ketiadaan anggaran menjadi kendala. Akibatnya perekaman KTP elektronik juga menjadi kendala dalam pelayanan.

Dikatakan, saat ini jumlah wajib KTP elektronik yang masih belum terekam dan harus dikejar mencapai 30 ribu jiwa atau masih tersisa 17 persen di Kabupaten Bengkayang.

“Secara umum sudah terekam 85 persen. Tapi kami belum menjamin ketersediaan blangko KTP elektronik dan melayani perekaman sampai dengan waktu yang ditentukan,” ujar Akan.

Baca juga  Resep Piscok Meler Anti Gagal, Super Gampang!

Pemblokiran KTP elektronik dipastikan sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat. Namun, untuk upaya pelayanan administrasi NIK dan KK ditingkat Kabupaten ditegaskan, tetap dilakukan secara maksimal, walaupun dengan berbagai keterbatasan.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus berharap Disdukcapil sebagai Dinas Pelayanan Administrasi berupaya mencari solusi.

“Jika tidak memiliki anggaran pengambilan blangko di Jakarta, segera berkonsultasi ketingkat pemerintah provinsi, agar blangko segera tersedia,” ujar Frans.

Kekosongan blangko, kata Frans akan berdampak pada pelayanan pembuatan administrasi KTP elektronik. Sementara Dirjen Kemendagri Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah memberikan peringatan untuk pemblokiran KTP elektronik usia 23 tahun pada bulan Desember 2018 mendatang.

“Memang saat ini Bengkayang juga mengalami defisit anggaran, yang salah satu pemicunya roda pemerintahan berjalan lamban. Defisit tersebut karena adanya pemangkasan anggaran,” ucap Frans.

Baca juga  Klaim Kondusif, Polri Tambah 4 SSK Pasukan ke Manokwari dan Jayapura

Pemblokiran KTP elektronik bagi usia 23 tahun dikhawatirkan akan menyulitkan masyarakat. Diantaranya dalam hal terkendalanya transaksi perbankan, pengurusan surat. Kondisi tersebut bahkan menimbulkan keprihatinan menjelang pileg dan pilpres pada pemilu 2019,” ucap salah warga, Puji Siswanto.

Puji Siswanto menilai pemblokiran KTP elektronik bagi usia 23 tahun belum tepat dilakukan. Karena pelayanan administrasi di Disdukcapil sampai sekarang masih belum memadai, dan banyak kendala.

“Kendala yang sedang dialami itu jaringan, alat rekam KTP elektronik yang rusak baik ditingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten,” kesalnya.

Sebelum menerapkan pemblokiran, Kementerian Dalam Negeri diharapkan membenahi persoalan yang ada. Sebab, sejumlah fasilitas pelayanan kependudukan yang belum memadai di daerah, khususnya terkait pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Pewarta : Doe
Editor : Dhesta

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X