banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

AMAN minta Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat diterbitkan

Trigger Netmedia - 23 Oktober 2018
AMAN minta Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat diterbitkan
 - ()

BENGKAYANG (triggernetmedia.com) – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Barat dan pemuka masyarakat adat membahas penyusunan naskah akademik rancangan Peraturan Daerah Tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Kabupaten Bengkayang. Pembahasan dilaksanakan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkayang, Selasa (23/10).

Dalam rapat tersebut anggota DPRD kabupaten Bengkayang, Eddy menyatakan secara prinsip dirinya menyetujui pengaturan raperda menjadi Perda yang menyangkut kepentingan Masyarakat hukum adat yang menganut kearifan lokal. Sepanjang hal tersebut tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Karena pada dasarnya usulan pembentukkan Perda itu boleh dari Pemerintah daerah atau Kepala daerah atau inisiatif DPRD, kalau di DPRD setiap Anggota DPRD boleh mengusulkan pembentukkan Perda.Dan Masyarakat pada dasarnya dimungkinkan untuk mengusulkan pembentukkan Perda melalui DPRD, sepanjang usulan tersebut disetujui dalam Paripurna DPRD,” ucap Eddy.

Ketua Badan Pelaksana Harian Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (BPH AMAN) Kalbar, Stephanus Madiun meminta para pemangku kebijakan menyetujui adanya perda pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat di Bengkayang. Payung hukum tersebut diperlukan guna menguatkan eksistensi hukum masyarakat adat yang ada di Kabupaten Bengkayang.

Baca juga  Prabowo Bakal Sambangi Istana Penuhi Undangan Jokowi, Jadi Menhan?

“Karena perda ini memberikan kepastian bagi masyarakat, dan pemerintah tentu menyadari betul akan kewajiban negara. dalam hal ini pemkab Bengkayang menghormati, melindungi dan memenuhi,” ujar Stephanus Masiun.

Perda pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat diperlukan untuk menjamin terlaksananya penghormatan oleh semua pihak terhadap keberadaan masyarakat hukum adat dan wilayah adanya, laut, hutan adatnya yg diakui secara hukum oleh banyak pihak.

“Perda ini akan memberikan rasa aman serta tumbuh kembang sebagai suatu kelompok masyarakat sesuai dengan harkat martabat kemanusiaan tanpa diskriminasi. Ada perlindungan dan pengakuan dari negara,” jelas Stephanus Masiun.

Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) wilayah Singkawang Bengkayang dan Sambas (Singbebas), Nico Andasputra meminta agar perda yang di inisiasi pemerintah daerah, bekerjasama dengan AMAN itu segera disahkan pihak legislatif.

“Banyak hal yang akan kita lakukan dengan Perda ini, terutama yang menyangkut masyarakat adat. Apalagi Pemerintah Bengkayang sudah memetakan 12 indikatif hutan adat. Namun, ini menjadi permasalah karena belum adanya peraturan yang mengatur,” Ujar Nico.

Baca juga  Raffi Ahmad Jadi Owner Cilegon United, Pengamat: Ini Fenomena Positif

DPRD Bengkayang diharapkan membentuk pansus. Kepastian payung hukum terkait perda itu diharapkan benar-benar lahir di Kabupaten Bengkayang.

“Sebab, dalam perda itu bukan hanya soal masyarakat adat, tapi juga wilayah kelola masyarakat adat. Banyak konflik tenurial Masyarakat terutama berhubungan adat, ketika berhubungan dengan investor kelapa sawit. Belum lagi Hak Guna Usaha yang menjadi konflik luar biasa. Jika perda tidak segera di sahkan, maka permasalahan kedepannya akan semakin besar,” sebut Nico.

Disatu sisi, pentingnya pengakuan masyarakat adat sebagai subjek hukum perlu dipahami bersama, karena selama ini masih banyak permasalahan yang terjadi, dan tak ada kepastian hukum yang melindungi kejelasan terhadap wilayah adat. Berbagai pihak mengklaim, kondisi tersebut mengakibatkan masyarakat adat mengalami diskriminasi.

Pewarta : Doe
Editor : Dhesta

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Cara Dapat Pinjam KUR Rp 100 Juta Tanpa Jaminan untuk UMKM

Cara Dapat Pinjam KUR Rp 100 Juta Tanpa Jaminan untuk UMKM

Bisnis   Ekonomi   Kesra   Nasional   News   Tips
Berkerumun saat Takbiran Dilarang, Polisi: Itu Pelanggaran Hukum

Berkerumun saat Takbiran Dilarang, Polisi: Itu Pelanggaran Hukum

Headline   Metropolitan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Profil Dewi Gita, Istri Armand Maulana yang Disembunyikan Selama 4 Tahun

Profil Dewi Gita, Istri Armand Maulana yang Disembunyikan Selama 4 Tahun

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend   Video
Biasa Tampil Seksi, Cimoy Montok Kini Mantap Berhijab

Biasa Tampil Seksi, Cimoy Montok Kini Mantap Berhijab

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend   Video
7 Pesohor Ini Tak Sengaja Jadi Artis, Ada yang Gegara Pergi ke Supermarket

7 Pesohor Ini Tak Sengaja Jadi Artis, Ada yang Gegara Pergi ke Supermarket

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Sinopsis Ikatan Cinta 9 Mei 2021: Rencana Ricky Culik Mama Sarah

Sinopsis Ikatan Cinta 9 Mei 2021: Rencana Ricky Culik Mama Sarah

Film   Headline   Infotainment   Selebritis   Serba-serbi   Trend   Video
Gampang Dibuat, Ini 5 Resep Minuman Segar untuk Menu Buka Puasa

Gampang Dibuat, Ini 5 Resep Minuman Segar untuk Menu Buka Puasa

Headline   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips
Empat Resep Jus Enak dan Sehat, Cocok untuk Menu Buka Puasa

Empat Resep Jus Enak dan Sehat, Cocok untuk Menu Buka Puasa

Headline   Kesehatan   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips
Bikin Ketagihan, Ini Resep Sederhana Italian Wafer Cookie untuk Kue Lebaran

Bikin Ketagihan, Ini Resep Sederhana Italian Wafer Cookie untuk Kue Lebaran

Headline   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips
Buka Puasa ala Kafe, Ini Resep Strawberry Frappucino

Buka Puasa ala Kafe, Ini Resep Strawberry Frappucino

Headline   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X