banner 468x60 banner 468x60

PDIP soal Tudingan Jokowi Ugal-ugalan: Dihadapi dengan Kerja Nyata

Trigger Netmedia - 18 Oktober 2018
PDIP soal Tudingan Jokowi Ugal-ugalan: Dihadapi dengan Kerja Nyata
 - ()
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dinilai mengelola negara secara ugal-ugalan. Timses Jokowi-Ma’ruf menanggapi santai kritik tersebut.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kritik tersebut cukup dibalas oleh Jokowi dengan kerja keras.
“Kita tahu Pak Jokowi kan terus menunjukkan kerja keras ya. Jadi Pak Jokowi adalah sosok yang dikritik dengan cara keras pun, beliau hanya tersenyum,” kata Hasto di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (18/10).
Menurut Hasto, kritik yang datang ke Jokowi kerap disampaikan dengan berbagai cara, dari mulai dengan cara yang baik hingga menjurus ke fitnah. Namun, Jokowi menanggapi hal tersebut dengan kerja nyata.
“Berbagai kritik baik yang disampaikan dengan cara baik maupun fitnah justru ditanggapi dengan kerja-kerja dan kerja. Itulah pak Jokowi,” kata Hasto.
Hasto mengatakan kritik sejenis itu sudah sering diterima oleh Jokowi. Hasto pun kembali menceritakan saat Jokowi sudah dilantik menjadi presiden setelah menang di Pilpres 2014. Saat itu, ada upaya pengadangan secara politik yang dilakukan oposisi di Parlemen.
“Ya, apapun kita melihat manajemen pak Jokowi di tengah berbagai kesulitan di tengah berbagai ugal-ugalan dalam politik. Ketika beliau pertama kali menjadi Presiden kemudian ada upaya pengadangan-pengadangan secara politik di parlemen,” ujar Hasto.
Sebelumnya, dalam tulisan di akun Facebooknya yang berjudul ‘Make Indonesia Great Again’, Prabowo mengkritik usaha pemerintah mengembalikan kejayaan Indonesia luntur karena pemerintah ugal-ugalan dalam mengelola negara. Salah satu yang disoroti Prabowo yakni riuhnya kabinet kerja Jokowi.
Sumber: Kumparan.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Industri Gaming Tanah Air Menghasilkan 1,04 Miliar Dolar AS Sebelum Pandemi

Industri Gaming Tanah Air Menghasilkan 1,04 Miliar Dolar AS Sebelum Pandemi

Analisis   Headline   Internasional   IT   Nasional   News   Sorotan
Ekonomi RI Naik 7,07 Persen di Kuartal II 2021, Ini Pendongkraknya

Ekonomi RI Naik 7,07 Persen di Kuartal II 2021, Ini Pendongkraknya

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
AirAsia Perpanjang Masa Penghentian Penerbangan

AirAsia Perpanjang Masa Penghentian Penerbangan

Bisnis   Ekonomi   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Ngabalin soal Isu Warna Cat Pesawat Kepresidenan: Jangan Cuma Nyerocos ke Sana-ke Mari Aja

Ngabalin soal Isu Warna Cat Pesawat Kepresidenan: Jangan Cuma Nyerocos ke Sana-ke Mari Aja

Headline   News   Sorotan   Sospolhukam
Tim Wasriksus Polri Akan Periksa Kapolda Sumsel Soal Sumbangan Rp 2 Triliun

Tim Wasriksus Polri Akan Periksa Kapolda Sumsel Soal Sumbangan Rp 2 Triliun

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sidang Kasus Bansos Eks Mensos Juliari Bisa jadi Pintu Masuk KPK Jerat Pihak Lain

Sidang Kasus Bansos Eks Mensos Juliari Bisa jadi Pintu Masuk KPK Jerat Pihak Lain

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kajian Revitalisasi Satuan Komando Kewilayahan Dalam Penanganan Karhutla

Kajian Revitalisasi Satuan Komando Kewilayahan Dalam Penanganan Karhutla

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   Maritim   News   Sospolhukam
Pemkot Pontianak Siapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Pemkot Pontianak Siapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
10 Link Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2021: Kemenkumham sampai Kemdikbud

10 Link Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2021: Kemenkumham sampai Kemdikbud

ASN   Headline   IT   Nasional   News   Pelayanan Puplik
KPK Cecar Dedi Mulyadi Soal Aliran Uang Korupsi Banprov Indramayu Ke Sejumlah Pihak

KPK Cecar Dedi Mulyadi Soal Aliran Uang Korupsi Banprov Indramayu Ke Sejumlah Pihak

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com