Kamis, 5 Maret 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Kemenko Bidang Perekonomian RI tinjau penerapan TORA di KKR

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
16 Oktober 2018
in Headline, Kilas Kalbar, Kubu Raya
0
1.2k
VIEWS
Share on Facebook

KUBU RAYA (triggernetmedia.com) – Tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI meninjau Kabupaten Kubu Raya. Peninjauan dilakukan dalam rangka mempercepat pelaksanaan kebijakan reformasi agraria, khususnya penetapan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Selasa, (16/10).

“Kita ingin mengetahui langsung progres yang sudah berjalan dan hambatan yang dihadapi di lapangan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan ke depan,” kata ketua tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Muksin.

Related posts

Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton

Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton

5 Maret 2026
Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama

Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama

5 Maret 2026

Muksin yang juga menjabat Kepala Bidang Pemanfaatan Hasil Hutan Kementerian Koordinator Perekonomian RI mengatakan persoalan penguasaan tanah bersifat kolektif. Karena itu, menyelesaikan suatu persoalan tidak bisa lagi hanya melalui satu sektor.

“Harus lintas sektor yang berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Itu sebabnya kami membawa serta perwakilan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dan sejumlah tenaga koordinator untuk tim asistensi ke Kubu Raya,” ucapnya.

Selain ingin melihat langsung ke lapangan dan berdiskusi guna mendapat masukan-masukan dari semua pihak terkait pelaksanaan inventarisasi dan verifikasi.
Tim kementerian tersebut ingin melihat sejauh mana progresnya, apa masalahnya, dan sebagainya.

“Salah satu program kebijakan prioritas pemerintah pusat adalah kebijakan pemerataan ekonomi, di mana salah satu elemen pentingnya adalah reforma agrarian yang terkait dengan pertanahanan. Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2017. Adalah terobosan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pertanahan. Namun begitu perpres tersebut juga punya keterbatasan.
Jadi tidak semua bisa ditampung,” kata Muksin.

Sejumlah permasalahan yang ditampung dan dapat diselesaikan antarlain menyangkut permukiman, permukiman transmigrasi, fasilitas umum, fasilitas sosial punya pemerintah daerah, badan sosial dan lembaga keagamaan, dan lahan garapan.
Muksin mengatakan pola penyelesaian nantinya bersifat kolektif. Yakni diputuskan di menteri koordinator dengan mengundang seluruh tim percepatan PPTKH, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Dalam Negeri, Sekretariat Kabinet, dan Kantor Staf Presiden.

“Keputusan tingkat tinggi ini nanti ada dua. Bisa diubah batasnya kalau memenuhi kriteria pelepasan, atau bisa juga tetap,” sebutnya.

Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Indra, mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat terkait PPTKH. Menurut dia, persoalan penguasaan tanah dalam kawasan hutan memang harus dituntaskan. Hal itu sesuai kenyataan di mana masyarakat telah lebih dulu ada di lahan bersangkutan ketimbang kehadiran negara.

“Melalui program PPTKH, kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang berurusan dengan masalah hukum dan menjadi tersangka. Sehingga minimal tidak ada lagi kasus hukum yang berkaitan dengan penguasaan lahan dalam kawasan hutan, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujar dia.

Pewarta : Rio /Humas Pemkab Kubu Raya
Editor : Arizbroadcaster

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Previous Post

Hermanus berharap Perpres 88 Tahun 2017 dapat menyelesaikan persoalan masyarakat

Next Post

CPNS Bengkayang 2018 Capai 1579 Pelamar

Next Post
CPNS Bengkayang 2018 Capai 1579 Pelamar

CPNS Bengkayang 2018 Capai 1579 Pelamar

Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton

Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton

5 Maret 2026
Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama

Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama

5 Maret 2026
Pemprov Kalbar Subsidi Harga Bapok di Pasar Murah Tekarang Sambas

Pemprov Kalbar Subsidi Harga Bapok di Pasar Murah Tekarang Sambas

5 Maret 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton
  • Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama
  • Pemprov Kalbar Subsidi Harga Bapok di Pasar Murah Tekarang Sambas

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton

Panen Perdana Jagung Hibrida di Pontianak Utara Hasilkan 1,5 Ton

5 Maret 2026
Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama

Pontianak Dinilai Jadi Pusat Ekonomi Kalbar, Dubes Tiongkok Tawarkan Kerja Sama

5 Maret 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600