HeadlineKilas KalbarLandakLipsus

Warga Landak Serahkan 190 Senpi Secara Sukarela

Pemkab Landak apresiasi dan dukung masyarakatnya sadar hukum.

triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mendukung masyarakatnya yang telah menyerahkan senjata api dengan penuh kesadaran kepada aparat kepolisian.
“Dulu wilayah kita di Kabupaten Landak ini memiliki banyak binatang liar dan berbahaya maka senjata api wajib dimiliki dalam menjaga diri masyarakat landak yang kehidupannya saat itu keluar masuk hutan bergantung pada pertanian dan perkebunan. Tetapi saat ini dikarenakan binatang berbahaya sudah langka bahkan tidak ada maka memiliki senjata api bukan merupakan suatu kewajiban, karena jika jarang digunakan maka senjata tersebut bisa rusak akibat karat dan sebagainya,” jelas Bupati Landak, Minggu (01/12).
Bupati Karolin kemudian mengimbau masyarakatnya yang lain. Apabila masih ads yang memiliki senjata api yang tidak digunakan secara aktif, agar menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk dimusnahkan.
“Saat ini kita sudah tidak di zaman berburu lagi, maka alangkah baiknya jika kita masih memiliki senjata api untuk diserahkan kepada pihak keamanan atau bila perlu dimusnahkan,” pesan Karolin.
Penyerahan senjata api dilakukan masyarakat di Kecamatan Air Besar khususnya Dusun Tauk dan Dusun Engkangin. Penyerahan senjata api milik masyarakat itu difasilitasi oleh forkompimcam dan Yayasan Planet Indonesia.
“Apa yang dilakukan oleh masyarakat di Dusun Tauk dan Engkangin tersebut perlu diapresiasi dan tentunya kami ucapkan terima kasih kepada warga karena mereka melakukan ini dengan keadaan sadar dan sukarela. Kami berharap apa yang telah dilakukan kedua dusun tersebut kiranya dapat dicontoh oleh dusun lainnya,” ujar Camat Air Besar, Heri Sarkinom.
Satu dari warga yang turut menyerahkan senpi seecara sukarela dan enggan disebut namanya mengaku penyerahan senjata api dilaksanakan secara sadar.
“Kami yang hadir menyerahkan senapan ini secara sadar dan sukarela, karena senapan tersebut sudah tidak lagi kami pakai. Meski senapan ini pengisian pelurunya manual kami tidak ingin senapan tersebut jadi mainan oleh anak-anak yang belum cukup umur. Karena kami percaya senapan tersebut memiliki magis bukan untuk bercanda yang biasanya bisa jadi celaka walaupun tidak ada pelurunya,” katanya.
Total senjata api yang diserahkan masyarakat di dua dusun di Kecamatan Air Besar sebanyak 95 senapan, 92 laras panjang dan 3 pucuk laras pendek.
Ariz
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close