HeadlineKesehatanKhatulistiwaKilas KalbarNewsSospolhukam

Sidak Dua Pasar di Pontianak, Sutarmidji: Gunakan Masker Cegah Penularan COVID-19

"Virus Covid-19 ini belum ada obatnya dan tidak lain obatnya selain harus menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Jika menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya, peluang terjangkit Covid-19 sangat minim hanya dua persen, maka dari itu kita sama-sama menjaga menerapkan protokol kesehatan demi keamanan kesehatan kita bersama," ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmdiji.

triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji menyatakan masih menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus corona di tempat umum. Hal ini diungkapkannya saat melakukan sidak di Pasar Flamboyan dan Pasar Kemuning, Kota Pontianak, Kamis (10/9/2020).

“Virus Covid-19 ini belum ada obatnya dan tidak lain obatnya selain harus menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Jika menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya, peluang terjangkit Covid-19 sangat minim hanya dua persen, maka dari itu kita sama-sama menjaga menerapkan protokol kesehatan demi keamanan kesehatan kita bersama,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmdiji.

Dirinya menegaskan, penggunaan masker sangat penting sebagai langkah pecengahan dan menekan angka Covid-19 di Kalbar, maka perlu kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Meski demikian Gubernur Sutarmidji memberikan apresiasi atas kesadaran masyarakat lainnya yang mulai pakai masker. Ia berharap kesadaran menggunakan pakai masker harus di patuhi dan jangan sampai lengah, baik ada ataupun tidaknya sidak dari penegak hukum maupun pemerintah.

“Walaupun tadi saya liat 95 persen pakain masker bahkan lebih dari itu, tapi tingkat kepatuhan ini mungkin karena saya dan forkorpimda datang lalu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, kalo tidak ada kami datang lalu protokol kesehatan jadi kendor. Nanti suatu waktu saya akan datang secara dadakan, saya minta posko swab tetap ada di pasar, nanti saya dadakan datang ke pasar dan saya akan evaluasi semuanya bila perlu saya standby setiap hari di pasar, biar semuanya patuh,” tegasnya.

Sutarmidji menambahkan, akan menempatkan Sat Pol PP di setiap area publik seperti Mall, Pasar dan tempat keramaian untuk menekan penyebaran Covid-19 di kalbar.

“Saya akan minta sat pol pp ditempatkan di pasar dan keramaian masing-masing lima orang dan penegak hukum. Kita mau tekan penyebaran covid-19 ini di kalbar,” katanya.

Turut serta dalam sidak Gubernur Kalbar H. Sutarmidji di Pasar Flamboyan dan Pasar Kemuning Pontianak pada Kamis (10/9/2020) pagi tadi juga melibatkan Pangdam XII/ Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bersama Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Asep Safrudin, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Forkopimda. Sekaligus mengkampanyekan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Rilis

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close