EntertainmentFilmHeadlineIndustriMetropolitanMilenialNasionalNewsSelebritisSerba-serbi

Segera Tayang, 3 Aktor Film Ranah 3 Warna Dipuji Sutradara

Cerita film Ranah 3 Warna yang berlatar belakang budaya Minang membuat para pemainnya harus beradaptasi dengan karakter yang diperankan

triggernetmedia.com – Film Ranah 3 Warna yang diadaptasi dari novel karya Ahmad Fuadi dengan judul yang sama, bakal menjadi film yang dinantikan tahun ini.

Film ini menceritakan tentang semangat seorang pemuda bernama Alif Fikri dalam mengejar cita-citanya ke Kanada. Kisahnya pun tergolong sederhana untuk dicerna, tentang semangat juang dan tak mudah putus asa.

“Ini kisah tentang seseorang yang sudah berusaha sekuat tenaga, sudah man jadda wa jadda, namun belum juga berhasil. Perlu adanya kesabaran, man shabara zhafira. Sangat related dengan kehidupan saat ini di tengah situasi pandemi,” ujar Guntur Soeharjanto, sutradara film Ranah 3 Warna, saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Cerita yang mempunyai latar belakang budaya Minang ini membuat para pemainnya harus beradaptasi dengan karakter yang diperankan. Arbani Yasiz misalnya. Memerankan Alif Fikri, aktor 25 tahun ini harus mempelajari bahasa dan budaya Minang.

Arbani Yasiz [Suara.com/Ismail]
Apalagi sebagai tokoh sentral, Arbani Yasiz hampir selalu ada dalam setiap adegan. Sehingga, karakter Alif Fikri harus dikuasainya.

“Hampir setiap hari take, nggak ada jeda. Aku ada di sekitar 90 persen film. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” sambung Arbani Yasiz.

Begitu juga dengan para pemain lainnya, Teuku Rassya. Berperan sebagai Randai sahabat Alif, putra artis Tamara Bleszynski itu harus menguasai bahasa Padang beserta aksennya.

“Aku melakukan pendalaman karakter dengan observasi. Mencoba masakan Padang, mendengarkan orang-orang dari Padang berbicara seperti apa, belajar bahasanya dan aksennya,” terang Teuku Rassya.

Berbeda dengan Amanda Rawles yang bukan dituntut untuk menguasai bahasa Padang, melainkan diminta untuk menguasai tarian asal daerah Minang.

“Saat proses reading, sudah mulai mempelajari tari Minang. Lumayan menantang karena itu hal baru bagi aku,” ujar Amanda Rawles.

Guntur Soeharjanto memuji akting para artis muda yang ikut berperan dalam film Ranah 3 Warna. Kesabaran mereka dalam menghadapi tantangan peran, senada dengan semangat kisah inspiratif dalam film tersebut.

“Sabar itu tetap aktif mencari solusi. Nah, hal itu yang ingin ditunjukkan Alif Fikri, tokoh sentral dalam film ini,” imbuh Guntur.

Amanda Rawles dan Teuku Rassya di film Ranah 3 Warna.

“Ini kisah tentang perjuangan dan kesabaran. Saya berharap, film ini akan mampu menjadi tauladan yang baik bagi para penggemar film di Indonesia,” ujarnya lagi.

Film Ranah 3 Warna, selain menyajikan cerita yang inspiratif, juga menghadirkan gambar-gambar yang memanjakan mata. Budaya Indonesia, khususnya Minang pun diperkenalkan sebagai bagian dari kayanya budaya Tanah Air.

Sumber :  Suara.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close