HeadlineKilas KalbarMaritimMempawahNewsPelayanan Puplik

Prospek Iklim Dasarian di Kalbar Update BMKG 31 Juli 2020

Potensi curah hujan berkurang, Waspada kemunculan titik panas

triggernetmedia.com – Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah, Syafrinal menyatakan, analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian III (tanggal 21-31) Juli 2020 berkisar antara 20-100 mm/dasarian yang didominasi hujan kategori Rendah hingga Menengah. Sifat hujan pada dasarian III Juli 2020 didominasi kategori Atas Normal.

Monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat terpantau secara umum berada dalam kategori Masih Ada Hujan hingga Sangat Pendek (1-5 hari).

“Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kabupaten Ketapang, yakni di Nanga Tayap sepanjang 8 hari,” jelasnya, Jum’at (31/7/2020) melalui rilis resmi

Sementara, lanjutnya, kondisi indeks Nino 3.4 terpantau sebesar (+0.26⁰C) berada pada fase El Nino Netral. Indeks Dipole Mode terpantau sebesar (+0.17⁰C) berada pada kondisi Dipole Mode Netral. Suhu permukaan laut di sekitar wilayah Kalimantan Barat secara umum menunjukan nilai anomali berkisar antara (0.25⁰-0.5⁰C).

Curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I (tanggal 1-10) Agustus 2020 diprakirakan secara umum berkisar antara 30-110 mm/dasarian dengan kategori rendah-menengah. Sifat hujan diprakirakan berkisar antara Bawah Normal-Normal. Hingga pertengahan dasarian, curah hujan diprakirakan berkurang.

Potensi curah hujan berpotensi berkurang, masyarakat diimbau waspada terhadap kemungkinan munculnya titik panas.

“Mari bijak menggunakan persediaan air,” kata Syafrinal.

Rilis

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close