BisnisEkonomiHeadlineInternasionalMetropolitanNasionalNewsTips

Perempuan Ingin Jadi Pebisnis Handal, 5 Hal Ini Harus Jadi Pegangan

Tak kalah dengan lelaki, perempuan juga bisa lho menjadi pebisnis yang handal dan sukses.

triggernetmedia.com – Tak kalah dengan lelaki, perempuan juga bisa lho menjadi pebisnis yang handal dan sukses.

Apalagi, kaum Hawa secara alami memiliki bakat multitasking yang bisa menguntungkan mereka saat melakukan beberapa pekerjaan sekaligus.

Nah, jika kamu ingin memulai bisnismu sendiri, khususnya di masa pandemi yang serba sulit seperti sekarang ini, seorang pebisnis perempuan, Maya Miranda Ambarsari menyampaikan lima hal penting yang harus dimiliki, yang menjadikannya sebagai salah satu perempuan pengusaha sukses di Indonesia.

Ingin tahu apa saja? Berikut tips sukses dari Presiden Direktur PT Batamec Shipyard, Maya Miranda Ambarsari yang juga memiliki berbagai lini usaha lain,ulai dari pertambangan, perusahaan galangan kapal, properti, kuliner, kecantikan, hingga eCommerce.

Baca Juga:Bantu Pengusaha Perempuan, Inggris-Indonesia Luncurkan Program HERfuture

1. Kemampuan berkomunikasi

Menurutnya, hal ini menjadi sangat penting untuk diterapkan sehingga kita dapat berkomunikasi dengan berbagai kalangan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan.

Presiden Direktur PT Batamec Shipyard, Maya Miranda Ambarsari, berbagi tips berbisnis untuk perempuan.

“Bagaimana kita bisa menawarkan suatu produk atau service yang bagus jika kita tidak tahu bagaimana cara mengkomunikasikannya. Dengan kemampuan komunikasi yang baik maka barang atau produk yang kita tawarkan tersebut akan menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi,” tuturnya melalui siaran pers yang suara.com terima saat ka menjadi salah satu narasumber live streaming podcast Simac TV dengan tema “Peran Santri Milenial dan Pemuda dalam Ekonomi Kerakyatan”, baru-baru ini.

2. Jalin networking

Di dalam menjalankan usaha, networking atau jaringan merupakan sesuatu yang harus dibangun dan dijaga sehingga dapat memberikan peluang kepada kita.

Baca Juga:Foto-foto Habib Rizieq Pulang Bersama 3 Perempuan Bercadar Hitam

“Selain memiliki komunikasi yang baik, seorang pengusaha juga harus mampu membangun network yang luas sehingga dia bisa mendapatkan banyak peluang. Misalnya dengan ikut masuk ke dalam suatu komunitas seperti HIPMI atau SIMAC,” terangnya.

Dalam membangun network tersebut, menurutnya kita tidak harus merasa jauh lebih pandai dari yang lain. Malah sebaiknya dengan memiliki banyak jaringan maka semakin banyak pula pembelajaran, informasi, dan wejangan yang bisa didapatkan.

3. Teamwork

Dalam berbisnis, Maya mengatakan bahwa kita tidak dapat bekerja sendiri sehingga dibutuhkan kerja sama atau team work yang solid.

“Memiliki superteam yang hebat akan membuat kita menjadi lebih kuat,” ujarnya.

Baca Juga:Bantu Pengusaha Perempuan, Inggris-Indonesia Luncurkan Program HERfuture

4. Melakukan yang terbaik

Seorang pengusaha juga harus selalu melakukan yang terbaik (do the best) dengan memberikan performa yang baik. Hal ini pada akhirnya dapat terlihat baik di mata kolega. Selain itu, yang terpenting ialah jangan pernah berhenti untuk belajar.

“Bisnis itu bukan coba-coba, bisnis itu membutuhkan fokus dan harus benar-benar lakukan yang terbaik. Ntah itu nilainya seribu, sepulu juta atau seratus miliar, harus sama fokusnya. Itu yang dinamakan do the best. Fokuslah dan lakukan yang terbaik,” terangnya.

5. Pasrah pada Allah

Terakhir kata dia ialah leave it to Allah. Artinya, setelah hal terbaik sudah kita lakukan, maka serahkan semuanya pada Allah. Maya sangat percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Baca Juga:Foto-foto Habib Rizieq Pulang Bersama 3 Perempuan Bercadar Hitam

“Ketika kita sudah melakukan yang terbaik kemudian gagal, saya tidak pernah mengatakan ini kegagalan tapi justru menjadi pengalaman. Kegagalan itu yang membuat kita terus berproses. Dan Allah pasti akan memberikan yang terbaik pada kita, serahkan semua pada-Nya,” ujar Maya.

Dalam kesempatan yang sama Gus Syauqi Ma’ruf Amin, Ketua Dewan Pembina Simac mengatakan bahwa dalam menjalankan usaha apapun, seseorang harus mengiringinya dengan rasa syukur.

“Semua itu berproses, karena orang dari situ (kegagalan) juga belajar untuk lebih kokoh dan lebih kuat karena tidak ada kesuksesan yang instan, semua membutuhkan proses,” ujarnya.

Sumber : Suara.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close