HeadlineKilas KalbarLandakLipsus

Pemkab Landak Bentuk Tim Gabungan Monitoring Pasar

Karolin imbau masyarakatnya untuk tidak terlalu konsumtif dan teliti dalam membeli produk.

triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Landak membentuk tim gabungan lintas sektoral, diantaranya melalui dinas terkait guna melakukan monitoring harga sembako dan barang-barang strategis lainnya. Sekaligus melakukan pengawasan dan pengendalian barang yang beredar diseputar pasar Ngabang.

“Tim gabungan tersebut dibentuk Pemkab Landak guna monitoring dan antisipasi jelang Natal dan Tahun Baru,” kata Kepala bagian perekonomian dan energi sumber daya mineral Setda Landak, Silvanus Sudiyanto, Jum’at (13/12).

Tim gabungan yang terlibat melakukan monitoring ini yaitu dari Bagian Ekonomi dan ESDM Setda Landak, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Satpol PP, BPS, Dinas Kominfo, DSPMPTSPTK Kabupaten Landak, Bagian Kesra Setda Landak, Bagian hukum Setda Landak, Bappeda Landak, dan Diskumindag Kabupaten Landak.

Sasaran utama monitoring yang disisir yakni semua supermarket maupun minimarket disekitar kota Ngabang, serta toko sembako yang menjual kebutuhan pokok masyarakat.

Silvanus Sudiyanto yang juga koordinator kegiatan tim gabungan Pemkab Landak itu menegaskan monitoring bertujuan untuk mengecek harga sembako dan barang strategis lainnya serta memastikan ketersediaan stok barang tersebut.

“Ini kita lakukan berdasarkan arahan Bupati Landak untuk mengecek harga sembako dan barang strategis lainnya seperti LPG yang beredar dipasaran, dan juga untuk memastikan ketersediaan barang yang diperlukan masyarakat menjelang natal dan tahun baru mendatang,” ujarnya.

Melalui kegiatan monitoring, tim gabungan Pemkab Landak juga akan mengecek masa kadaluarsa barang yang dijual oleh para pedagang. Semua jenis produk yang diperjualbelikan pedagang diharapkan tidak kadaluarsa.

“Karena apabila dibiarkan ini sangat berbahaya bagi konsumen,” kata Silvanus.

Silvanus memastikan saat ini stok sembako di Kabupaten Landak masih mencukupi, dan harga barang masih standar sehingga cukup terjangkau oleh masyarakat.

“Untuk sementara secara umum kondisi harga sembako yang kita monitoring harganya masih standar, dan stoknya masih cukup. Kita juga berharap pedagang tidak menaikan harga barang menjelang natal ini,” katanya.

Meski demikian, tim gabungan Pemkab Landak yang bertugas melakukan monitoring pasar terkait Natal dan Tahun Baru itu tak menampik, meski harga dan stok barang relatif stabil, sejauh ini masih ditemukan adanya barang-barang kadaluarsa yang dijual oleh para pedagang.

“Terkait adanya temuan barang kadaluarsa, yang kita lakukan masih persuasif atau peringatan dengan meminta pemilik toko membuat surat pernyataan, jika ditemukan lagi pada sidak berikutnya maka kita akan melakukan penyitaan,” tegas Silvanus.

Sementara itu, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan dan konsumtif. Bupati Karolin juga mengimbau masyarakat lebih teliti dalam membeli produk.

“Saya minta dinas terkait untuk terus memonitoring harga sembako dan ketersediaannya guna mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru ini agar tidak ada penyimpangan yang terjadi di lapangan. Kita juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu berlebihan dalam berbelanja, serta melihat kualitas barang masa kadaluarsanya,” ujar Karolin.

Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close