HeadlineKhatulistiwaKilas KalbarLipsus

Pemberdayaan Masyarakat Berkualitas Melalui Kampung KB

DP2KB BP3A Kota Pontianak dorong Kampung KB sebagai wahana "Pemberdayaan Masyarakat"

triggernetmedia.com – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Pontianak, dr. Darmanelly menegaskan, “Kampung KB” sebagai wahana pemberdayaan masyarakat, adalah sebuah program Pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

“Karena itu sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, maka Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Pontianak secara berkelanjutan dan terus menerus membangun sinergi dalam rangka mensukseskan program Pemerintah ini diseluruh Kecamatan yang ada di Kota Pontianak,” ungkapnya, Minggu (15/12) di Pontianak.

DP2KB BP3A Kota Pontianak kukuhkan Kampung KB Beting Bersahaja, di Kecamatan Pontianak Timur.

Mendengar istilah “Kampung″, sambung dr. Darmanelly yang akrab disapa “Bunda” ini menuturkan, bahwa kesan yang muncul di pikiran kita pasti akan tertuju pada suatu tempat hunian dari sekumpulan orang atau keluarga dengan segala keterbelakangan, keterbatasan, tertinggal, kolot, kumuh, terpencil, dan beberapa sebutan lainnya yang terkait dengan kampung.

“Memang tidak dapat kita pungkiri, bahwa kampung sangat identik dengan istilah-istilah seperti itu, begitu juga halnya dengan istilah Kampung KB yang akhir-akhir ini menjadi icon yang cukup populer tidak hanya dikalangan para pengelola program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKB-PK) dalam hal ini di BkkbN, akan tetapi juga banyak diperbincangkan oleh lembaga-lembaga departemen ataupun non-departemen mulai dari tingkat daerah sampai ketingkat pusat,” jelasnya.

Memang, lanjutnya, sejak Kampung KB ini dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada bulan januari 2016 lalu, hingga kini Kampung KB banyak diperbincangkan oleh masyarakat, mulai dari kalangan bawah, menengah sampai kepada masyarakat kalangan elit.

“Bahkan tulisan-tulisan dan lukisan mural mengenai kampung KB semakin banyak mewarnai Kampung KB, termasuk mengisi kolom-kolom pemberitaan di media massa, baik cetak, online dan elekrinik. Kampung KB bahkan menjadi tren pemberitaan yang cukup hangat dan populer di media massa. Tentu saja kita di DP2KB BP3A Kota Pontianak harus terus bergerak dalam rangka memberikan informasi secara komunikatif lugas dan edukatif, sehingga masyarakat memahami serta mendukung keberadaan Kampung KB di Kota Pontianak yang sebarannya telah ada diseluruh Kecamatan,” ujar Bunda Darmanelly.

Kampung KB Lembah Murai, di Pontianak Kota.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, DP2KB BP3A Kota Pontianak, Ita Parmita menjelaskan ada beberapa hal yang melatar belakanginya dibentuknya Kampung KB.

“Pertama, Program KB tidak lagi bergema dan terdengar gaungnya seperti pada era Orde Baru. Kedua, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sector terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas, dan yang ketiga adalah penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Kemudian keempat untuk mewujudkan cita-cita pembangunan Indonesia yang tertuang dalam Nawacita terutama agenda prioritas ke 3 yaitu memulai pembangunan dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, serta Agenda Prioritas guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, dan terakhir yakni untuk mengangkat dan menggairahkan kembali program KB guna menyongsong tercapainya bonus demografi yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2010 – 2030,” jelasnya.

Sekretarian Kampung KB Cahaya Baru.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, DP2KB BP3A Kota Pontianak, Ita Parmita kemudian menjelaskan, secara umum, tujuan dibentuknya Kampung KB di Kota Pontianak adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Kampung KB Berdikari.

“Sedangkan secara khusus, Kampung KB ini dibentuk selain untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan,” ujarnya.

Ariz

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close