HeadlineSospolhukam

Ogah Keliru Pilih Dewas KPK, Ini yang Dikhawatirkan Jokowi

"Jangan sampai kita keliru, kemudian masyarakat ada yang tidak puas malah di-bully, kasihan."

triggernetmedia.com – Presiden Joko Widodo mengaku tidak mau keliru dalam memilih anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK).

“Jangan sampai kita keliru, kemudian masyarakat ada yang tidak puas malah di-bully, kasihan,” kata Presiden Jokowi ketika memberikan keterangan mengenai pemilihan anggota Dewas KPK di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12).

Dinukil dari laman suara.com Presiden Jikowi menyebutkan pemilihan Dewas KPK hingga saat ini belum rampung, namun masih dalam finalisasi.

“Belum rampung, baru finalisasi, kita juga sama melihat satu per satu track record-nya seperti apa, integritasnya, kita jangan sampai keliru kemudian masyarakat ada yang tidak puas,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan nama-nama calon Dewan Pengawas KPK sudah berada di kantong Presiden Jokowi.

“Nama Dewas KPK sudah sampai di kantong presiden,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (12/12) kemarin.

Mahfud tidak menjawab apakah nama-nama Dewas KPK yang sudah di kantong Presiden Jokowi berasal dari kalangan akademisi, advokat atau lainnya.

“Kalau saya sebut sekarang nggak ada kejutan namanya. Pokoknya sudah ada di kantong Presiden,” ujarnya.

Diketahui, Istana akan mengumumkan nama-nama Dewan Pengawas KPK pada 20 Desember 2019.

“Ya kan belum final, nanti tanggal 20 (Desember) lah final,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12).

Agung Sandy Lesmana

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close