HeadlineKhatulistiwaKilas Kalbar

SMPN 1 Pontianak Nominasi Tiga Besar Sekolah Sehat Nasional

Mulyadi : Penilaian sekolah sehat bukan semata dari bangunan gedung, UKS dan lainnya. Banyak hal yang menjadi faktor penilaian, sebab program yang sekarang ini adalah sekolah sehat berkarakter.

triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi menyatakan, SMPN 1 Pontianak masuk nominasi tiga besar dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional.

“Selanjutnya, Tim Verifikator Penilaian Sekolah Sehat melakukan verifikasi di sekolah tersebut untuk menentukan juara pada Jum’at (27/9),” katanya, Minggu (29/9).

Sekda Kota Pontianak, Mulyadi menjelaskan,
beberapa waktu lalu sekolah ini sudah dilakukan penilaian oleh tim yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Dalam Negeri.
Hasil penilaian tim tersebut, SMPN 1 Pontianak berhasil masuk nominasi tiga besar tingkat nasional.

“Kemarin sudah diturunkan tim untuk melakukan verifikasi dengan mencocokkan antara apa yang sudah dinilai dengan apa yang sudah dipaparkan oleh kepala sekolah dengan kondisi ril yang sebenarnya. Ada tiga kategori dalam penilaian sekolah sehat, yakni The Best Performance, The Best Achievement dan The Best Attitude,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Mulyadi, tim tersebut akan menyampaikan laporan ke pusat hasil verifikasi yang telah dilakukan. Meski sebelumnya Kota Pontianak pernah meraih juara tiga sekolah sehat tingkat nasional yakni SMAN 1 Pontianak. Ia berharap SMPN 1 Kota Pontianak menjadi yang terbaik diantara tiga sekolah yang masuk dalam nominasi.

“Penilaian sekolah sehat bukan semata dari bangunan gedung, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan lainnya. Banyak hal yang menjadi faktor penilaian, sebab program yang sekarang ini adalah sekolah sehat berkarakter,” kata Mulyadi.

“Kalau sebelumnya hanya penilaian sekolah sehat, sekarang penilaian sekolah sehat berkarakter. Selain itu juga ada komponen-komponen lain, termasuk pembinaan pada anak didik. Kalau kita lihat paparan dari kepala sekolah tadi, mudah-mudahan hasil cross checknya sesuai,” katanya lagi.

Kepala SMPN 1, Yuyun Yuniarti menyatakan banyak inovasi-inovasi yang sudah dilakukan pihaknya. Inovasi-inovasi itu memang dikembangkan untuk mewujudkan SMPN 1 sebagai sekolah sehat, mencakup kantin sehat, kegiatan berbasis siswa, bagaimana siswa memberikan umpan balik terhadap semua program yang ada di sekolah.

“Harapan kami SMPN 1 menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.

Yuyun mengatakan pembiasaan-pembiasaan terhadap siswa diterapkan pihaknya dalam pembinaan karakter. Hal yang diterapkan di sekolah diantaranya bagaimana pagi hari menyambut siswa dengan senyum, salam, sapa dan santun. Selain itu juga dengan membiasakan anak didik menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka berdiri di depan sekolah berbaris kemudian dipersilakan masuk setelah bersalaman dengan gurunya.

“Kemudian juga ada kegiatan-kegiatan lainnya yang sifatnya untuk penguatan pendidikan karakter, bisa terimplementasi dalam pembelajaran, bisa pula terimplementasi di luar seperti ekstrakurikuler,” katanya.

Diakuinya, kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan cukup tinggi. Hal itu, bisa dilihat di lingkungan sekolah yang cukup bersih, rapi dan anak-anak saling mengingatkan. Berbeda dengan sekolah lainnya di mana pengelolaan sampah di lingkungan sekolah biasa dilakukan oleh petugas cleaning service, di SMPN 1 ini, pengelolaan sampah berbasis pada siswa.

“Artinya, mereka yang membuang ke tempat sampah sementara dan mereka pula yang membersihkan tempat sampahnya. Itulah cara kami menumbuhkan kesadaran pada peserta didik,” ujarnya.

Jim I Ariz

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button