HeadlineKilas KalbarLandakLipsus

Pemkab Landak Liburkan Sekolah, Imbau Masyarakat Kurangi Aktifitas di Luar

Bencana kabut asap perlu ditangani bersama, perusahaan yang terbukti lalai akan disanksi tegas.

triggernetmedia.com – Bupati Kabupaten Landak dr. Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakatnya untuk mengurangi aktifitas diluar rumah.

Imbauan itu disampaikan Karolin karena mengetahui saat ini kualitas udara secara umum di kabupaten itu semakin memburuk.

“Berkaitan dengan kondisi cuaca dan dampak kabut asap akibat karhutlah yang semakin pekat saat ini, kami harapkan masyarakat mengurangi aktifitas diluar rumah untuk lebih menjaga kesehatan,” imbau Karolin.

Karolin menegaskan, kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Landak merupakan kiriman dari wilayah lain.

Mengingat, berdasarkan data dilapangan titik panas di Kabupaten Landak terpantau sedikit.

“Kalau untuk Kabupaten landak titik hotspot tidak terlalu banyak, paling banyak 6 titik, tetapi mungkin dari daerah lain akhirnya berdampak luas juga di Kabupaten Landak, ini” ujarnya.

Sebelumnya bupati Karolin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 420/1227/Sekre/Disdikbud/2019 untuk meliburkan sementara murid SD dan SMP selama empat hari sejak 11 – 14 September 2019.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan anak yang rawan terkena  Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap.

“Kami memandang sebagian anak sekolah kita perlu diliburkan dahulu, mudah-mudahan satu atau dua hari ini hujan turun dan asap berkurang sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal,” harap Karolin.

Masyarakat maupun pihak perusahaan secara bersama diimbau memperbaiki situasi ini dengan cara tidak membakar lahan agar tidak memperburuk kondisi cuaca saat ini.

“Bencana kabut asap ini harus kita tangani bersama, kepada masyarakat agar tidak membakar lahan karena situasi udara ini sudah sangat berbahaya bagi kita, dan kepada perusahaan juga agar menjaga lahannya masing-masing sehingga tidak terbakar dalam kondisi panas dan kering,” imbau Karolin.

Lebih lanjut Karolin menegaskan, dalam waktu dekat akan segera memanggil pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Landak untuk menjaga lahan diwilayahnya masing-masing.

“Kami minggu depan akan mengundang seluruh perusahaan untuk mengingatkan dan menghimbau pihak perusahaan agar menjaga wilayahnya. Terhadap perusahaan yang lahannya sudah dalam kondisi terbakar, yang jelas kami sudah melakukan investigasi lebih lanjut. Jika ada unsur kelalaian didalamnya, kita akan diberikan sanksi tegas,” ujar Karolin dengan tegas.

Ariz

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button