HeadlineKilas KalbarKubu RayaNews

Hujan berdurasi Singkat Porak Porandakan Pemukiman Warga Ambawang

BMKG : Kejadian bersifat lokal disebabkan aktivitas awan cumulonimbus

triggernetmedia.com – Hujan turun dengan intensitas lebat disertai angin kencang berdurasi singkat di wilayah Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya menimbulkan banyak kerusakan.

Akibatnya puluhan rumah warga porak poranda diterjang angin kencang, seperti di pemukiman komplek Arafah, Desa Ampera Raya, Kecam Ambawang pada Selasa sore (13/8).

“Berdasarkan Laporan warga setempat telah terjadi Angin Puting Beliung di wilayah Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya,” ungkap Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti, Selasa malam (13/8).

Erika mengatakan, berdasarkan data kecepatan angin maksimum di Stasiun Meteorologi Supadio, Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak dan Stasiun Klimatologi Mempawah tidak menunjukkan adanya angin kencang.

“Analisis menggunakan radar cuaca dengan produk PPI Radial Velocity pada elevasi terendah diperoleh kecepatan angin hingga 45 knot, sekitar 81 km perjam di sekitar lokasi kejadian pada jam 15.29 WIB,” ujarnya.

“Kejadian ini bersifat lokal, hanya di wilayah dengan radius yang tidak luas akibat adanya aktifitas awan Cumulonimbus. Pembentukan awan Cumulonimbus ini diakibatkan konvektif yang kuat atau tinggi di sekitar Kota Pontianak,” jelas Erika lagi.

Erika menyebut, saat ini hujan baru turun di sebagian Kabupaten/Kota  seperti di Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sambas, Pontianak dan Kubu Raya.

Diprakirakan, hujan ke depan akan meluas ke wilayah Kalbar lainnya hingga 1 minggu ke depan dengan intensitas ringan – sedang hingga lebat.

Sehubungan dengan belum meratanya curah hujan, lanjutnya, Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak tetap mengimbau warga agar tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan dan lahan.

Hal senada juga disampaikan Stasiun Klimatologi BMKG Mempawah.

Menurut Kasi Observasi dan informasi, Ismaharto Adi mengimbau warga di Kabupaten Mempawah dan sekitarnya, umumnya di Kalimantan Barat mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang.

“Dengan diprakirakannya hujan hingga beberapa hari ke depan, maka perlu diwaspadai potensi terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat terutama pada siang hingga sore hari,” timpal Ismaharto Adi.

Ariz

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button