HeadlineKesehatanKilas KalbarLandakLipsusNewsPendidikanVideo

Gubernur Nyatakan Sekolah Dibuka 1 Agustus, Bupati Landak Tinjau Kesiapan Sekolah

Sekolah askan dibuka 1 Agustus 2020

triggernetmedia.com – Sesuai pernyataan dari Gubernur Kalimantan Barat beberapa waktu lalu (21/7/20/2020), bahwa sekolah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Agustus mendatang, walau belum untuk semua kelas.

Untuk itu segala persiapan harus segera dilakukan mulai dari melakukan swab test terhadap guru dan murid, penyediaan fasilitas cuci tangan disekolah, hingga pengaturan kelas.

Menindaklanjuti hal ini, Bupati Landak Karolin Margret Natasa didampingi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta pihak Dinas Kesehatan telah turun meninjau sekolah di SMA Negeri 1 Ngabang yang memulai persiapan awal yaitu melakukan pemeriksaan swab terhadap para guru dan siswa, Selasa (28/7/2020).

“Sesuai arahan pak Gubernur, kita lakukan pemeriksaan swab untuk anak-anak kelas XII SMA, ini sebagai tahap awal uji coba pembelajaran tatap muka,” ungkap Karolin di Ngabang.

Selain itu Bupati Landak juga meninjau kesiapan sekolah apakah sudah menyediakan fasilitas yang diminta sesuai protokol kesehatan, mulai dari penyediaan tempat cuci tangan, hingga pengaturan ruang kelas yang standar.

“Kesiapan sekolah juga hari ini kita lihat, kami harapkan nanti ada kebijakan dari pemerintah Provinsi yang katanya sudah siap untuk belajar tatap muka, ada konsekuensi-konsekuensinya mulai tes swab dan mempersiapkan ruang kelas,” ujar Karolin.

Karolin menjelaskan, jika semua persiapan sudah matang dan telah memenuhi standar, maka sekolah baru akan dibuka dengan tetap dilakukan evaluasi berkala.

“Tunggu sampai siap semua baru ini buka dan baru kita evaluasi berkala, nanti kalau dibuka pun akan terus kami monitor. Kalau ditemukan kasus positif kita tutup lagi,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Waka Kesiswaan SisiliaSMA Negeri 1 Ngabang, Sisilia mengatakan, untuk pemeriksaan swab yang dilakukan di sekolahnya sebagai tahap awal dilakukan kepada 376 orang yang terdiri dari 318 siswa, dan 58 orang guru beserta Staf Tata Usaha.

“376 orang terdiri siswa kelas dua belas dan guru beserta Staf, 318 orang siswa, guru dan TU itu 58 orang,” ungkapnya.

Sisilia berharap semua hasil pemeriksan swab ini nantinya negatif agar sekolah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai yang diharapkan pemerintah.

“Harapan kita semuanya hasilnya negatif, agar nanti kita bisa melaksanakan apa yang diharapkan oleh pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secara bertahap,” kata Sisilia.

Terkait penyediaan fasilitas sesuai protokol kesehatan, Sisilia menyampaikan pihak sekolah pasti berupaya menyediakan apa yang diminta.

“Kita nanti akan menyiapkan seperti apa yang diminta sesuai dengan pencegahan covid-19, nanti kita akan menyiapkan tempat cuci tangan dengan air mengalir, dan untuk pembagian kelas nanti kita akan sesuaikan kondisinya memungkinkan itu akan mengadakan satu kelas dibagi dua, kita akan buat jadwal,” tambahnya.

Dek I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close