ASNHeadlineIndonesia MembangunKesraKilas KalbarLandakLipsusNewsParlementariaPelayanan PuplikSospolhukam

DPRD Landak Ketuk Palu Empat Perda

Satu dari empat Perda yang disahkan pihak legislatif itu yakni perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

triggernetmedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Landak menerima dan menyetujui empat Rancangan Peraturan daaerah Kabupaten Landak.

Empat Raperda yang disahkan menjadi Peaturan Daerah (Perda) Kabupaten Landak ini disahkan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Landak dengan acara pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Kabupaten Landak tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tentang Pencegahan Narkoba dan penyampaian 2 Raperda tentang Kabupaten Layak Anak dan Penyelengaraan Perpustakaan pada rabu (26/8/2020).

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Landak dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Dewan, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Landak Heri Saman, pada Rabu (26/8/2020) di Ngabang.

Menurut Ketua DPRD Landka, Heri Saman, empat Perda yang disahkan pihak legislatif itu yakni perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tentang Pencegahan Narkoba dan penyampaian 2 Raperda tentang Kabupaten Layak Anak dan Penyelengaraan Perpustakaan.

“Jadi kita di dewan bersama Pemerintah Daerah sudah mengesahkan empat Perda, diantaranya APBD perubahan tahun anggaran 2020. Seperti yang disampaikan oleh beberapa fraksi bahwa terjadi penurunan dalam pendapatan kita, penurunan ini dikarenakan kebijakan pemerintah pusat akibat pandemi COVID-19,” ungkap Heri Saman, Kamis (27/8/2020) di Ngabang.

Sementara itu terkait adanya pengurangan dalam APBD Perubahan tahun 2020 ini, Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi mengatakan Pemerintah Kabupaten Landak tidak keberatan dengan adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat. Hal ini kata, sebut Herkulanus Heriadi karena memang pengurangan anggarannya sudah jelas penggunaanya.

“Secara umum pemotongan ini dilakukan untuk beberapa dinas. Meski kita memiliki anggaran sedikit tetapi bagi kita tidak masalah karena anggaran ini diperlukan oleh Pemerintah Pusat dalam menangani pandemi COVID-19 tetapi,” kata dia.

Dirinya pun mengajak seluruh OPD untuk tetap melaksanakan kewajibannya meski mengalami pemangkasan anggaran.

“Walaupun anggaran kita terpotong yang berakibat pada tidak terlaksananya beberapa kegiatan, namun kita tetap wajib melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Terlebih dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat kita,” imbau Herkulanis Heriadi.

Seperti diketahui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Landak dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Dewan, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Landak Heri Saman, pada Rabu (26/8/2020) di Ngabang itu turut dihadiri Wakil Bupati Landak, Sekretaris Daerah, Setwan dan Staf ahli serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Landak baik hadir secara langsung maupun secara daring.

Dek I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close