HeadlineKhatulistiwaKilas KalbarNewsSospolhukam

Bermain Layangan Di Pontianak Bakal Di Denda Hingga 1 juta

Syarifah Adriana menegaskan, mereka yang sudah pernah terjaring razia dan masih mengulangi perbuatan yang sama, akan dikenakan sanksi lebih tinggi lagi dengan kategori tindak pidana ringan (tipiring). Untuk tipiring, nilai dendanya di atas Rp500 ribu.

triggernetmedia.com – Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Pontianak, Kodim 1207/BS Pontianak dan Polresta Pontianak Kota menggelar penertiban layangan di sejumlah titik wilayah Kota Pontianak, Jumat (17/7/2020) sore.

Razia terhadap pemain layangan yang mulai marak ini dalam rangka menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Masyarakat merasa resah dengan maraknya permainan layangan karena dapat membahayakan,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana.

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Pontianak, Kodim 1207/BS Pontianak dan Polresta Pontianak Kota masih menemukan pemain layangan di sejumlah titik wilayah Kota Pontianak dngan mnggunakan tali kawat, Jumat (17/7/2020) sore.

Permainan layangan, sebut Syarifah Adriana, sudah banyak memakan korban, bahkan korban nyawa akibat tali layangan. Untuk mencegah timbulnya korban yang diakibatkan permainan layangan, Satpol PP Kota Pontianak rutin menggelar penertiban atau razia di wilayah Kota Pontianak.

“Mereka yang terjaring razia karena bermain layangan akan dijatuhi sanksi berupa denda paksa dengan nilai denda minimal Rp500 ribu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adriana menegaskan, mereka yang sudah pernah terjaring razia dan masih mengulangi perbuatan yang sama, akan dikenakan sanksi lebih tinggi lagi dengan kategori tindak pidana ringan (tipiring). Untuk tipiring, nilai dendanya di atas Rp500 ribu.

“Bahkan kami pernah menjatuhkan sanksi denda terhadap warga yang terjaring razia sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta,” tegasnya.

Syarifah Adriana mengimbau agar masyarakat tidak ada lagi yang bermain layangan di wilayah Kota Pontianak sebab dapat membahayakan nyawa orang lain.

“Bayangkanlah seandainya yang menjadi korban itu keluarga dari mereka yang bermain layangan,” katanya.

Jim I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close