HeadlineKilas KalbarMaritim

Analisis BMKG Dasarian I Terpantau Kalbar Masih Dalam Intensitas Hujan Menengah – Tinggi

Masyarakat pesisir diimbau waspada genangan air.

triggernetmedia.com – BMKG Staklim Mempawah menyatakan analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I (tanggal 1-10) Desember 2019 secara umum curah hujan berada pada kategori menengah-tinggi.

“Sifat hujan pada dasarian I Desember 2019 secara umum berada pada kategori normal dan atas normal,” kata Kepala BMKG Staklim Mempawah, Syafrinal, Selasa (10/12).

Ia menjelaskan, monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat terpantau secara umum berada dalam kategori masih ada hujan hingga sangat pendek (1-5 Hari).

“Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di di Kota Singkawang, yakni di Singkawang Selatan sepanjang 3 hari,” jelasnya.

Lebih lanjut Syafrinal menjelaskan kondisi indeks Nino 3.4 terpantau sebesar (+0.6), berada pada fase El Nino Netral.

“Indeks Dipole Mode terpantau sebesar (+1.36) berada pada kondisi Dipole Mode Positif,” ujarnya.

Ia juga menyebut suhu permukaan laut di sekitar wilayah Kalimantan Barat secara umum menunjukan nilai anomali berkisar antara (0.5) hingga (+1.0).

Menurut Syafrinal secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian II (tanggal 11-20) Desember 2019 diprakirakan berkisar antara 80-120 mm/dasarian.

“Dimana curah hujan Kalimantan Barat wilayah hulu diprakirakan yang lebih tinggi dibanding curah hujan di wilayah pesisir,” katanya.

BMKG Staklim Mempawah juga memprakirakan potensi hujan secara umum masih akan terjadi hampir merata di sepanjang dasarian II November di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.

“Dampak dari meningkatnya curah hujan, kita imbau masyarakat agar antisipatif munculnya genangan, terutama bagi masyarakat yang bermukim di wilayah bantaran sungai,” pungkas Syafrinal.

Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close