HeadlineKhatulistiwaKilas KalbarLipsusSospolhukam

Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Keluarga 2020

Kadis DP2KB BP3A Kota Pontianak tegaskan Pendataan Keluarga 2020 untuk hasilkan satu data kependudukan.

triggernetmedia.com – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Pontianak, dr. Darmanelly meminta masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam kegiatan Pendataan Keluarga 2020.

Menurutnya, Pendataan Keluarga 2020 akan dilakukan secara serentak oleh pemerintah mulai tanggal 1-31 Mei 2020.

Pendataan Keluarga (PK) di Kota Pontianak merupakan hal penting bagi pemerintah guna membuat basis data keluarga secara nasional, khususnya untuk Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Indonesia.

“Karena itu pada Mei 2020 mendatang akan dilakukan serentak Pendataan Kependudukan di Indonesia, termasuk di Kota Pontianak,” katanya.

Dr. Darmanelly yang juga akrab disapa “bunda” ini menjelaskan, bahwa PK nantinya akan menghasilkan data keluarga dan individu by name by address yang menjadi sasaran intervensi program yang dapat ditelusuri dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, sampai dengan tingkat RW/RT bahkan keluarga sebagai unit analisis terkecil.

“Basis data ini akan menghasilkan profil Pasangan Usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber data manapun kecuali melalui pelaksanaan PK,” jelasnya.

Sebagai informasi, lanjut bunda, PK dilaksanakan oleh Pemerintah serta  Pemerintah Daerah terakhir yakni pada tahun 2015. Karena PK menjadi sangat penting untuk digunakan sebagai dasar penetapan kebijakan, penyelenggaraan perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga, Keluarga  Berencana, dan pembangunan.

“Jadi sebenarnya hasil PK itu sangat penting, sebaik-baiknya dimanfaatkan oleh BKKBN, Pemerintah Daerah di Provinsi dan Kabupaten/Kota misalnya, maupun Kementrian lainnya seperti KemenPUPR, Kementan, Kemendes dan lainnya,” kata bunda.

Lebih lanjut bunda Darmanelly menjelaskan, hasil PK menjadi basis data dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA) yang menyediakan data mikro dalam memonitor perkembangan program sekaligus sebagai peta sasaran intervensi Program KKBPK maupun program pembangunan terkait lainnya.

“Dengan melihat begitu pentingnya PK, maka pada tahun 2020 nanti PK akan kembali dilaksanakan secara serentak untuk mendata seluruh keluarga di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, nantinya metode pengumpulan dan pengolahan data serta indikator dan variabel pada PK Tahun 2020 yang disusun petugas mengikuti perkembangan program agar menghasilkan data yang berkualitas, mudah diakses dan dapat dimanfaatkan secara luas untuk intervensi program pembangunan berbasis keluarga.

“Karena itu PK akan dilakukan oleh kader setempat di bawah pembinaan penyuluh Keluarga Berencana dan/atau petugas lapangan Keluarga Berencana dengan memanfaatkan Teknologi Informasi,” pungkasnya.

Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close