HeadlineKesehatanKesraKilas KalbarNewsSingBeBasSospolhukam

Pengusaha Gandeng Polri Salurkan Bantuan Sosial

"Saya sering keluar masuk sebuah kampung tersebut yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari pusat kota kecamatan Bengkayang. Meskipun tergolong masih wilayah kota, Melabo masih sangat tertinggal, akses masuk kampung pun masih jalan tanah," kata Edison Minggu (28/6/2020) di Bengkayang.

triggernetmedia.com – Pengusaha asal Bengkayang, Edison memberikan sejumlah bantuan berbentuk paket sembako kepada warga kurang mampu, menderita sakit, dan cacat fisik di Dusun Melabo, Desa Setia Budi, Kecamatan Bengkayang.

Edison atau yang dikenal Akong ini pun mengandeng Polrek Bengkayang dalam aksi sosialnya.

Edison mengungkapkan, aksi sosial ini juga dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-74 Kepolisian RI. Apalagi rata-rata masyarakat yang ada di Dusun Melabo mengalami kesulitan ekonomi terlebih di pandemi Covid-19.

“Saya sering keluar masuk sebuah kampung tersebut yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari pusat kota kecamatan Bengkayang. Meskipun tergolong masih wilayah kota, Melabo masih sangat tertinggal, akses masuk kampung pun masih jalan tanah,” kata Edison Minggu (28/6/2020) di Bengkayang.

“Padahal ini dekat dengan kota, tapi akses ke kampung sangat sulit, jalan tanah yang kalau musim hujan akan susah di lalui. Untuk masyarakat di daerah Melabo pun tidak ada air bersih, jadi mereka hanya mengandalkan air hujan dan sungai yang sangat jauh dari pemukiman warga,” ujarnya lagi.

Tidak hanya persolan yang dipaparkan, menurut Edison jika diperhatikan masyarakat Melabo juga banyak yang kurang gizi. Sebabdari sejumlah warga yang ia temui, terdapat banyak warga yang menderita sakit diusia muda, dan ada yang juga terbawa dari lahir.

“Tapi sepertinya rata-rata penyakit yang di derita sama. Ada yang cacat, ada buta, dan kondisi fisik yang tidak normal. Seperti mereka juga kekurangan gizi. Dan air yang mereka konsumsi pun menampung air hujan. Ada sungai tapi sangat jauh, bisa berjalan satu kilo meter dan lebih. Itu anak-anak yang biasa ambil air. Kasian kita melihat mereka seperti itu,” ujar Edison.

Sementara, sambungnya, aksi sosial yang ia berikan tersebut ebatas berbentuk kepedulian terhadap sesama, apalagi yang sangat membutuhkan. Oleh karena itu dirinya berinisiatif untuk mengandeng Polsek Kota Polres Bengkayang.

Edison berharap, ada aksi-aksi yang dilakukan oleh yang lain juga dapat semakin membantu warga kurang mampu di kampung-kampung yang tidak tersentuh, bahkan minim dari pemberitaan media massa.

“Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat dan membantu mereka, meskipun tidaklah banyak. Paling tidak dalam situasi saat ini mereka bisa terbantu,” ucapnya.

Dikatakannya, Melabo memiliki tanah yang subur dan cocok untuk bertanam, hanya tidak ada dukungan dan dorongan dari pemerintah. Adapun hasil bumi mereka sulit bawa keluar.

Sementara itu, menurut Kapolsek Bengkayang, Ipda Rozehan Nur Ali, yang turut turun langsung membagikan bantuan sosial tersebut menyatakan, kampung Melabo masih banyak yang belum tersentuh pembangunan. Untuk itu, dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 ia bersama rekan-rekan dan donatur untuk bakti sosial di daerah yang belum tersentuh dan akses untuk logistik yang belum bisa dijangkau dari kota.

“Kami bersama donator mendatangi warga meskipun membutuhkan waktu yang tidak singkat, dan melewati jalan yang cukup ekstrim,” ungkap Kapolsek Bengkayang, Ipda Rozehan Nur Ali.

Ipda Rozehan menilai, kampung Melabo jauh tertinggal dari masyarakat lainnya di Bengkayang, walaupun masih tergolong masuk di Kecamatan Bengkayang kota.

“Secara pribadi sangat prihatin, semoga kedepannya dan berjalannya waktu akses jalan segera dibangun agar mobilisasi masyarakat dapat lancar dan perekonomian pun terbantu. Serta masyarakat Melabo sendiri bisa bangkit dari keterpurukan,” harapnya.

Doe I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close