HeadlineKilas KalbarKubu RayaNewsSospolhukam

Partai Pengusung Tunda Surat Pengunduran Diri Sujiwo

“Insyaallah kita akan mediasi lebih dulu sebelum ini berlarut. Intinya kami minta masing-masing pihak menahan diri. Jadi, surat pengunduran diri itu kita pending dulu lah. Karena surat itu juga nantinya akan dimediasi,” ucapnya kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

triggernetmedia.com – Partai politik (parpol) pengusung menunda surat pengunduran diri Sujiwo sebagai Wakil Bupati Kubu Raya.

Alasannya menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kubu Raya, Usman, akan dilakukan upaya mediasi lebih dulu.

“Insyaallah kita akan mediasi lebih dulu sebelum ini berlarut. Intinya kami minta masing-masing pihak menahan diri. Jadi, surat pengunduran diri itu kita pending dulu lah. Karena surat itu juga nantinya akan dimediasi,” ucapnya kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

Usman akui surat pengunduran diri itu telah diterima pada Senin (22/6/2020). Namun ia tidak menjelaskan siapa yang mengantarkan surat tersebut.

Ia menyayangkan jika Sujiwo mundur sebagai Wakil Bupati Kubu Raya. “Sebab kami mengusung beliau untuk menjadi Wakil Bupati bersama Bupati selama lima tahun periode 2019-2024, jadi tidak ada mundur-mundur,” tegasnya.

Baca Juga:

Ditambahkan Ketua DPC PKS Kubu Raya M. Amri pending yang dimaksud adalah memberikan kesempatan kepada partai pengusung untuk melakukan mediasi.

“Kami juga sudah sampaikan ke Pak Jiwo dan Pak Muda untuk memberikan kesempatan ke kami melakukan mediasi. Karena ini konflik maka damaikan dulu lah,” tuturnya.

Amri mengilustrasikan jika dalam sebuah rumah tangga suami istri yang akan bercerai. Tidak mungkin langsung cerai begitu saja. Tentu akan ada langkah mediasi lebih dulu.

Namun dikatakan Amri, jika ternyata langkah mediasi ini gagal maka silahkan dilanjut (pengunduran diri).

“Kasih kami seminggu untuk mediasi ini. Jika ternyata nanti ini gagal, maka silahkan (mengundurkan diri),” tegasnya.

Sementara itu Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menegaskan tidak perlu memperpanjang polemik

“Karena kita masih banyak yang harus difokuskan. Apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini,” katanya, Senin (22/6).

Menurut Muda, pandemi covid-19 sudah menguras tenaga, pikiran dan lain sebagainya. “Masyarakat membutuhkan perhatian yang serius di tengah pandemi ini. Belum lagi hal-hal yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Sumber : berkatnewstc.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close