HeadlineInternasionalKesehatanLifestyleMetropolitanNasionalNewsSelebritis

Jadi Dokter atau Model, Jubir Covid-19 Reisa Broto Asmoro Pilih yang Mana?

Selain berprofesi dokter, Reisa juga dikenal sebagai model dan pembawa acara.t

triggernetmedia.com –  Reisa Broto Asmoro mendapat perhatian masyarakat setelah bergabung dengan Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Selain berprofesi dokter, Reisa juga dikenal sebagai model dan pembawa acara. Tercatat, ia pernah menyabet posisi Runner Up Puteri Indonesia pada 2010 lalu.

Lalu, profesi apa Reisa ingin dikenal masyarakat? Berbicara di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (12/6/2020), Reisa mengaku tak ingin ‘mengklasifikasikan’ siapa dirinya di depan masyarakat.

Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro. (Youtube BNPB)

“Sejujurnya saya tidak pernah mengklasifikasikan diri saya, karena saya itu menjalani semua pekerjaan itu berangkat dari hati,” ujar Reisa seperti yang Suara.com kutip dari Antara.

Reisa mengatakan selalu menjalani hidupnya seperti air mengalir. Dia mengatakan akan mengambil sebuah pekerjaan selama merasa nyaman saat menjalaninya dan mendapat dukungan dari keluarga.

“Apalagi pekerjaannya halal, juga memberikan dampak yang positif, juga bermanfaat untuk masyarakat banyak, saya jalani saja,” kata Reisa.

“Dan, kenapa harus memilih? Kalau misalnya kita bisa menjalankan semua tugas kita dengan baik, ya tidak boleh ada yang berhak membatasi mimpi-mimpi kita,” dia melanjutkan.

Untuk membagi waktu dalam menjalani berbagai macam kegiatan, Reisa mengungkapkan menentukan prioritas dan time management (manajemen waktu) adalah kunci.

Ibu dua orang anak itu mengatakan setiap hari menentukan prioritasnya.

“Kalau dulu dari awal menikah memang saya sudah bekerja, sudah punya aktivitas, jadi prioritasnya kemudian ada dua, menjalani rumah tangga dan pekerjaan saya. Sekarang sudah punya anak, tambah lagi prioritasnya anak-anak,” ujar dia.

Dengan menentukan prioritas setiap hari, menurut Reisa, akan lebih mudah untuk menyesuaikan jadwal. Selanjutnya, dengan jadwal yang baik itu dapat meminimalisir kelelahan.

“Kalau dibilang, kegiatannya banyak banget nih, selama kita bisa menentukan prioritas untuk dimasukkan ke jadwalnya, itu tentu akan mudah. Dan, kita harus didukung oleh support system yang baik untuk melaksanakan itu,” Reisa menambahkan.

Terkait dengan penunjukan dirinya bergabung dengan Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 belum lama ini, Reisa mengatakan telah mendapat dukungan dan mengantongi doa restu keluarga.

“Mereka adalah suporter terbesar saya, jadi ketika saya diberi tugas, amanah dari negara, tentu mereka mendoakan dan selalu menyertai dan mendukung, memberi masukkan setiap hari kepada saya agar lebih baik hari demi harinya,” ujar Reisa.

Sumber : Suara.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close