HeadlineKesraKhatulistiwaKilas KalbarNewsSospolhukam

BP2MI Pulangkan 73 PMI Deportasi dari Malaysia

Dari 73 orang itu, Erwin menjelaskan 33 orang merupakan warga Kalbar. Sementara itu, satu orang berasal dari Jawa Barat, lima orang berasal dari Jawa Tengah, kemudian 16 orang dari Jawa Timur.

triggernetmedia.com – Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI) Kalimantan Barat, Kombes Pol Erwin Rachmat mengungkapkan sebanyak 73 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia telah dipulangkan ke daerah masing-masing.

“Tentunya kepulangan mereka sudah melalui protokol kesehatan di Entikong dan sudah diperiksa oleh KKP, rapid test juga sudah. Dan mereka semuanya negatif ,” ujar Erwin Rachmat, Selasa (2/6/2020).

Dari 73 orang itu, Erwin menjelaskan 33 orang merupakan warga Kalbar. Sementara itu, satu orang berasal dari Jawa Barat, lima orang berasal dari Jawa Tengah, kemudian 16 orang dari Jawa Timur.

Selanjutnya, satu orang berasal dari Sumatera Utara, satu orang dari Sulawesi Tengah, kemudian tiga orang dari Nusa Tenggara Barat, empat orang dari Nusa Tenggara Timur.

“Kemudian dari Sulawesi Barat ada dua orang, Sulsel enam orang dan terakhir dari Aceh yaitu satu orang,” jelas Erwin.

Berdasarkan data, 73 PMI yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia ini memiliki berbagai macam kasus. Diantaranya, 33 orang tidak memiliki paspor, kemudian 37 orang tidak memiliki permit, dan tiga orang merupakan anak-anak yang mengikuti kedua orang tua.

“Tiga orang anak yang ikut orang tua nya ini, mereka itu patriasi bukan di deportasi dari pihak Malaysia . Patriasi ibu dan anaknya ini menghadap langsung dan melapor ke Konsulat Kuching lalu di fasilitasi kepulangannya. Artinya 69 orang di deportasi lalu sisanya patriasi,” jelas Erwin lagi.

Erwin menyatakan untuk pemulangan PMI yang berasal dari luar Kalbar masih menunggu jadwal keberangkatan kapal. Pihaknya pun saat ini masih terus berkomunikasi dengan UPT BP2MI Jawa Tengah guna mengatasi kepulangan PMI yang berasal dari daerah pulau Sumatera.

Ia pun mengatakan dirinya juga mendapat informasi bahwa kepulangan warga dari daerah Sulawesi Selatan menggunakan pesawat Hercules.

“Ya masih nunggu kita informasi dari Lanud, kalau pesawat sudah di Pontianak, akan dikabari lagi,” tandasnya.

Dhesta

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close