ASNHeadlineKhatulistiwaKilas KalbarNews

Pasca Idul Fitri, Wali Kota Pontianak Minta ASN Patuhi Protokol Kesehatan

“Kalau ada ASN yang masih dalam kondisi sakit, diharapkan tidak masuk kerja dulu, istirahat di rumah,” ucapnya.

triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai kembali beraktivitas guna memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta terus meningkatkan produktivitas.

“Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, ASN diminta tetap mentaati protokol kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker serta rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” sebut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat memberikan arahan kepada seluruh ASN pada apel hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (26/5/2020).

Edi juga meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan monitoring terhadap kehadiran ASN di lingkungan kerja masing-masing. Dirinya yakin kepala OPD dan seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkot Pontianak memiliki rasa tanggungjawab yang besar terhadap tugas pokok dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau ada ASN yang masih dalam kondisi sakit, diharapkan tidak masuk kerja dulu, istirahat di rumah,” ucapnya.

Edi menyatakan, penerapan Work From Home (WFH) beberapa waktu lalu, semua proses administrasi berjalan dengan baik. Kendati demikian, tentunya ada kelemahan dalam penerapan WFH karena tidak bisa dikontrol secara langsung.

“Tetapi tugas yang disampaikan kepada ASN bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Edi.

Dalam waktu sepekan ke depan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap masalah yang dihadapi masing-masing OPD serta menyesuaikan dengan pola-pola baru.

Pemkot Pontianak juga memiliki standar penilaian terhadap kinerja ASN sehingga pandemi Covid-19 tidak menjadi alasan untuk mengendorkan kinerja.

“Kita juga akan melakukan rapid test terhadap ASN di lingkungan Pemkot Pontianak, terutama terhadap OPD yang beresiko, lurah, camat yang langsung berhubungan dengan warga,” tutupnya.

Jim I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close