HeadlineKesehatanKesraKhatulistiwaKilas KalbarNews

Pengurus Masjid Raya Mujahidin Pontianak Gelar Shalat Ied Berjamaah

"Insyaallah akan diselenggarakan sholat ied yang jatuh pada satu syawal ini. Artinya tetap melaksanakan di masjid Mujahidin," ungkap Ketua Pengurus Masjid Mujahidin Pontianak, Johni Hasan di Pontianak, Selasa (19/5/2020).

triggernetmedia.com – Masjid Raya Mujahidin Pontianak dipastikan menyelenggarakan ibadah shalat idulfitri tahun ini. Setelah sempat lockdown, ibadah shalat berjamaah di masjid terbesar di Kalbar ini kembali aktif dibuka dengan shalat Jumat berjamaah di minggu terakhir bulan Ramadhan, tepatnya 22 Mei 2020.

“Insyaallah akan diselenggarakan sholat ied yang jatuh pada satu syawal ini. Artinya tetap melaksanakan di masjid Mujahidin,” ungkap Ketua Pengurus Masjid Mujahidin Pontianak, Johni Hasan di Pontianak, Selasa (19/5/2020).

Meski demikian, Johni memastikan pelaksanaan shalat Ied berjamaah ini tetap dilaksanakan sesuai dengan prosedur tetap (protap) kesehatan. Seperti membuat jarak pada shaf, yang semulanya berdempetan menjadi berjarak.

“Kita juga menyiapkan tiga bilik disinfektan, kemudian tempat cuci tangan, dan harus bermasker. Barangkali merasa dirinya kurang sehat. Tidak usahlah dulu karena itu juga uzur syar’i,” kata Johni.

Shalat Ied ini akan dilaksanakan dilapangan terbuka masjid. Apabila cuaca tidak mendukung maka akan dikembalikan ke dalam masjid. Sementara untuk jemaah muslimah akan berada di aula hingga ke belakang.

“Normalnya bisa menampung sekitar 10ribu hanya saja karena kita menggunakan protokol kesehatan maka separuhnya la,” jelas Johni.

Pelaksanaan sholat Ied ini berdasarkan keinginan masyarakat yang meminta tetap melaksanakan shalat Ied berjamaah di masjid. Selain itu juga berdasarkan hasil rapat dari Dewan Masjid Syariah Mujahidin.

“Insyaallah kita sudah menyampaikan keinginan masyarakat kepada pemerintah daerah, jadi kita menyampaikan bahwa kita juga mohon untuk melaksanakan sholat Ied,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya pun sudah menyiapkan petugas yang akan memastikan masyarakat yang hadir dalam keadaan sehat melalui pendeteksi suhu tubuh.

Kemudian, sambungnya, pengurus masjid Mujahidin juga telah menyiapkan sekitar lima ribu masker untuk persiapan sholat Ied. Dan akan diletakkan didepan gerbang bersama dengan petugas.

“Imbauan kepada masyarakat jika tidak sehat sebaiknya jangan dulu. Dan untuk OTG ini makanya kita mengatur Shaf itu, termasuk juga dengan menggunakan masker. Dan tidak berlama-lama sudah minta dengan imam dan khatib untuk tidak terlalu lama. Dan setelah shalat tidak diberlakukan dengan salam-salaman langsung cukup isyarat saja,” tandas Johnri.

Dhesta

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close