HeadlineKhatulistiwaKilas KalbarNews

Kenaikan Harga Daging Ayam Masih Dalam Batas Wajar

"Iya, jelang lebaran. Trend konsumsi meningkat minimal 10 persen dari biasanya. Hal itu siklus tahunan," ujar Muhammad Munsif di Pontianak, Selasa (19/5/2020).

triggernetmedia.com – Empat hari menjelang hari raya idulfitri terjadi kenaikan pada harga daging ayam di Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diswanak) Kalimantan Barat Muhammad Munsif menilai kenaikan harga tersebut masih dalam keadaan wajar.

“Iya, jelang lebaran. Trend konsumsi meningkat minimal 10 persen dari biasanya. Hal itu siklus tahunan,” ujar Muhammad Munsif di Pontianak, Selasa (19/5/2020).

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, harga daging ayam di Kalbar Rp 29.900 perkilogram. Harga itu berada di posisi ke 6 termurah dari 34 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, dari data yang termonitor dari petugas terjadi kenaikan harga sekitar Rp 1000 perkilogram.

Pada minggu ketiga dan minggu ke empat pada bulan Mei harga daging Rp.31.321 rupiah hingga R 31.650 rupiah. Dibandingkan harga minggu pertama dan minggu kedua Rp 30.667 rupiah hingga Rp 30.833 rupiah.

“Kenaikan spt itu masih wajar sebesar 4 persen. Para pedagang retail memamfaatkan kesempatan menamgguk keuntungan jelang lebaran,” ungkap Munsif.

Munsif menegaskan, pihaknya terus memonitor dengan ketat pergerakan harga. Agar tidak ada kenaikan yang tidak wajar dan memberatkan konsumen.

“Karena keteesediaannya cukup utnuk kebut lebaran di bulan Mei ini,” katanya.

Dhesta

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close