HeadlineKesehatanKhatulistiwaKilas KalbarNewsSospolhukam

Pemkot Lakukan Pengalihan Dana di Tiga OPD Untuk Atasi COVID-19

"Ada tiga dinas yang paling besar sumbangannya buat penanganan covid. Ke tiga OPD ini yang belanja modalnya besar. Yaitu PU, Pendidikan dan Perumahan rakyat dan Kawasan Permukiman,” sebut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Minggu (17/5/2020).

triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan pengalihan dana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan dalam rangka menghadapi pandemi COVID-19.

Menurutnya, ada tiga OPD yang dananya cukup besar, yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak.

“Semua OPD memang dilakukan pemangkasan anggaran buat penanganan covid. Namun, dari semua OPD ada tiga dinas yang paling besar sumbangannya buat penanganan covid. Ke tiga OPD ini yang belanja modalnya besar. Yaitu PU, Pendidikan dan Perumahan rakyat dan Kawasan Permukiman,” sebut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Minggu (17/5/2020).

Pengalihan dana ini, sambung Edi, tentunya berdampak kepada penundaan beberapa rencana pembangunan yang semestinya berjalan pada tahun ini.
Seperti pengerjaan jalan-jalan kecil di Jalan Pemda, Jalan Gusti Hamzah, Jalan Petani dan beberapa lainnya tahun ini terpaksa dibatalkan pengerjaannya.

Edi pun memastikan pengerjaan pembangunan gedung dan beberapa rehabilitasi juga terpaksa ditunda tahun ini. Diantaranya yaitu perbaikan Gedung PCC, pembangunan kantor lurah, Puskemas dan anggaran buat perawatan gedung.

“Semua ini dipangkas setengahnya. Masih bersyukur untuk bidang Pendidikan miliki DAK, sehingga beberapa rencana tetap berjalan di tahun ini,” ucapnya.

Seperti pembangunan SMP yang telah direncanakan, ujar Edi, tetap dijalankan di tahun ini secara bertahap. Apalagi, ada sekolah yang memang harus dibangun sehingga pengerjaannya harus tetap dijalankan.

Kemudian, sambung dia, untuk pengerjaan jalan gang, yang semula direncanakan akan dikerjakan sebanyak 600 gang. Namun karena alokasi anggaran Perkim juga buat menangani COVID.

“Mungkin pengerjaan di tahun ini hanya 300an gang saja,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin menegaskan bahwa anggaran perjalanan dinas dan reses telah dialihkan buat penanganan COVID-19.

“Anggaran perjalanan dinas dan reses sudah ditiadakan. Alokasi anggaran tersebut kami alihkan buat penanganan covid-19. Besarannya Rp 3,5 milyar,” kata Satarudin.

Satarudin menambahkan, pengalihan anggaran buat penanganan COVID-19 tersebut sudah dirapatkan. Pengalihan uang tersebut diutamakan program yang dianggap masih bisa ditunda pengerjaannya.

“Semua program yang telah direncanakan itu penting. Namun mau tidak mau, harus dipangkas, untuk penanganan covid,” ujarnya.

Dhesta

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close