BisnisHeadlineInternasionalKilas KalbarKubu RayaNews

Exemption Flight Bandara Internasional Supadio Pontianak, PT Angkasa Pura II Optimalisasi Pelayanan

Hari ini sudah dua penerbangan khusus berjadwal yang beroperasi.

triggernetmedia.com – Hari kedua di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Senin (11/5/2020) melayani exemption flight atau penerbangan khusus yang mengacu pada ketetapan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE 32 Tahun 2020 tentang Petunjuk Operasional Transportasi Udara Untuk Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Executive General Manager Bandara Internasional Supadio Pontianak, Eri Braliantoro menjelaskan, hari ini ada dua penerbangan khusus berjadwal yang beroperasi, yaitu Lion dengan rute CGK-PNK dan Citilink dengan rute SUB-PNK.

“Kemarin sudah mendahului satu penerbangan  Garuda dari CGK,” ujar Eri di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak 25 April 2020, Bandara Internasional Supadio hanya melayani penerbangan khusus kargo dan penerbangan pengecualian lainnya yang diperbolehkan oleh Pemerintah. Namun pada Sabtu 9 Mei 2020, penerbangan komersial yang bersifat khusus kembali beroperasi dan dilayani.

“Penerbangan hari ini membawa  para pekerja dan pelayan kesehatan,” ujarnya.

Eri pun meninjau langsung kegiatan di Bandara. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan yang dilakukan sesuai dengan protokol dan ketetapan yang telah ditentukan oleh Pemerintah.

“Kami meminta seluruh maskapai agar penjualan tiket kepada penumpang wajib dilengkapi dengan kelengkapan berkas yang disyaratkan dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, yakni SE  Nomor 4 Tahun 2020,” sebut Eri Braliantoro.

Untuk menunjang optimalisasi pelayanan exemption flight in, pihak PT Angkasa Pura II (Persero) bekerja sama dengan instansi Pemerintah lain seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan Propinsi Kalbar, Airnav dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan membangun posko bersama sebagai tempat monitoring dan pengamanan pelayanan bandara.

“Ini sebagai langkah pengendalian percepatan penanganan COVID-19 di Bandara Internasional Supadio Pontianak,” tukasnya.

 

Beri Fasiltas Untuk Optimalisasi Pelayanan Exemption Flight

Masih menurut Executive General Manager Bandara Internasional Supadio Pontianak Eri Braliantoro, menurutnya ada beberapa fasilitas yang dipersiapkan untuk mengoptimalkan pelayanan exemption flight ini.

“Posko Pengendalian Percepatan Penanganan COVID-19 di Bandara Internasional Supadio Pontianak ini ditempatkan di curbside area. Akan ada beberapa personil dari beragam instansi
yang standby untuk melayani pengguna jasa bandara,” jelasnya.

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga menyiapkan sarana prasarana untuk verifikasi berkas penumpang yang dapat ditempati oleh pihak maskapai. Serta menyediakan tempat khusus ditempati oleh pihak maskapai dan menyediakan tempat khusus untuk petugas KKP.

“Di area check in counter, kami menambahkan akrilik sebagai pembatas antara penumpang dan petugas saat melakukan check in” kaya dia.

Lebih lanjut Eri Braliantoro menjelaskan beberapa fasilitas yang sudah dipersiapkan selama ini tetap dioperasikan untuk pelayanan.  Seperti pengecekan suhu tubuh, hand sanitizer, physical distancing sign dan baggagenthrough disinfectant yang sudah ada juga tetap digunakan dan dioptimalkan.

“PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola bandara akan terus menyediakan dan mengevaluasi seluruh
fasilitas yang disediakan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19,” tutupnya.

Dhesta

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close