HeadlineKhatulistiwaKilas KalbarNews

Pemerintah Perlu Intervensi Adanya Penurunan Daya Beli Hewan Ternak

"Ini terjadi bukan hanya di kalbar tapi disemua provinsi secara nasional," kata Munsif di Pontianak, Jumat (1/5/2020).

triggernetmedia.com – Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Munsif mengaku perlu ada intervensi mendasar dari pemerintah pusat akibat terjadi penurunan daya beli produk hewan ternak selama pandemi COVID-19.

“Ini terjadi bukan hanya di kalbar tapi disemua provinsi secara nasional,” kata Munsif di Pontianak, Jumat (1/5/2020).

Munsif menyebut, pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang dapat menjamin industri pakan yang saat ini dikuasai oleh pihak swasta, serta dapat menyediakan pakan yang dibutuhkan oleh peternak dengan harga yang lebih terjangkau.

“Mengingat hampir 70 sampai 80 persen biaya produksi usaha ternak ayam ras broiler juga ayam ras petelur adalah biaya pakan,” ujarnya.

Saat ini, kata Munsif, pihaknya melalui UPT Pembibitan dan Pakan Ternak tengah giat menginisiasi penumbuhan usaha produksi pakan mandiri. Dengan pemanfaatan sumberdaya lokal yang tersedia meskipun secara mutu belum sebaik mutu pakan hasil industri.

“Intinya perlu intervensi kebijakan dari pusat maupun pemda masing-masing kepada pelaku usaha peternak unggas, agar tidak menanggung bebannya sendiri ditengah lesunya pasar,” jelasnya.

Dhesta

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close