HeadlineKetapangKilas Kalbar

Gangguan Sistim PLTU 1 Sukabangun Berdampak Defisit Listrik di Ketapang

PLN akan uji coba suplai PLTU Tembilok 2x6 MW untuk jaga keandalan listrik di Ketapang.

triggernetmedia.com – Assisten Manager Komunikasi PLN UIW Kalbar, Henda Fattah mengapresiasi langkah AJK dalam hal menyampaikan keluhan masyarakat terkait kondisi pemadaman listrik di Ketapang.

Meski diakui pihaknya masih memiliki keterbatasan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan AJK dalam menyampaikan beberapa poin tadi, tentu masukan-masukan itu positif untuk kami jadikan bahan introspeksi dan evaluasi khususnya bagi rekan-rekan PLN UP3 Ketapang,” ungkapnya.

Pihaknya, sambung Hendra memahami kondisi kekecewaan masyarakat ketika listrik kerap padam, namun menurutnya pemadaman yang dilakukan kadang terjadi diluar perencanaan seperti akibat gangguan mesin, layangan, pohon tumbang atau sebagaimana, sedangkan pemadaman terencana biasanya terjadi pada saat masa pemeliharaan mesin.

“Untuk pemadaman diluar jadwal yang diinformasikan itu artinya terjadi gangguan, dan masyarakat silahkan segera melaporkan ke PLN bisa melalui contact person 0561123 atau 123 agar segera di respon oleh petugas, kalau informasi disampaikan di media sosial karena petugas kita tidak ada stanbay di medsos itu juga yang jadi kendala,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, terkait pernyataan rekan-rekan AJK yang juga mempertanyakan soal bentuk tanggung jawab PLN UP3 Ketapang atas dampak pemadaman listrik yang kerap terjadi seperti kerusakan barang elektronik, ia mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan bagian hukum PLN Wilayah Kalbar untuk memastikan hal tersebut.

“Untuk hal itu, kami akan berkoordinasi ke bagian hukum kantor wilayah dan akan kami sampaikan kepastiannya nanti, yang jelas biasanya soal kerusakan-kerusakan masyarakat bisa melakukan class action. Intinya tolong rekan-rekan ingatkan dan kritik kami untuk memberi masukan terkait PLN,” katanya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Ketapang, Wilfrid Siregar menyatakan pihaknya terus berupaya untuk menjaga keandalan listrik sehingga pemadaman bisa teratasi. Dikatakannya, untuk kejadian pemadaman total beberapa hari belakang diakibatkan defisit daya yang diakibatkan gangguan pada mesin.

“Total daya sistem Ketapang yakni Daya Mampu Nominal (DMN) saat ini 37.050 kw dengan beban puncak 28.600 kw dan kondisi ini dalam status siaga artinya meskipun ada surplus daya, juga ada gangguan atau kerusakan pada mesin misalkan PLTU 1 Sukabangun dengan daya 10.000 kw tentu akhirnya terjadinya defisit dan dilakukan pemadaman,” jelasnya.

Wilfrid menegaskan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin mengurangi gangguan bahkan saat ini juga pihaknya masih menunggu hasil uji coba PLTU Tembilok yang nantinya jika dalam waktu uji coba dinyatakan siap maka akan dilakukan COD transaksi penjualan energi kepada pihaknya.

“Dalam bulan ini sudah bisa dipastikan ketika hasil ujicoba saat ini sudah berjalan baik maka dilakukan transaksi penjualan energi di PLTU Tembilok yakni 2×6 mw sehingga jika ini sudah masuk dalam maka DMN sistem Ketapang menjadi 49.050 kw sehingga ada surplus daya ketika beban puncak mencapai 20.450 kw sehingga masuk status aman meskipun gangguan terhadap salah satu mesin PLTU katakanlah maka kondisi masih surplus dan pemadaman tidak harus terjadi,” jelasnya.

“Terkait harapan zero pemadaman yang disampaikan AJK tentu kami tidak bisa memastikan hal tersebut, karena kadang harus melakukan pemeliharaan jaringan selain itu gangguan teknis lainnya namun kami akan terus berupaya untuk mengurangi gangguan dan pemadaman yang ada,” jelas Wifrid.

Jhon I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close