HeadlineKilas KalbarMempawah

Tahun Ke-3 PLN Tanam Mangrove di Desa SBBL Mempawah

Kades SBBL sebut CSR PLN sudah kembangkan eko dan edu wisata seluas 3 hektare.

triggernetmedia.com – Guna mengamankan kawasan pantai dari ancaman abrasi, PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat mencanangkan penanaman 5000 mangrove dan 1000 pohon produktif di Kawasan Cinta Mangrove Park, di Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kabupaten Mempawah pada Kamis (28/11).

Kegiatan penanaman mangrove melibatkan sekitar 200 orang volunteer. Sekaligus dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tahun 2019.

“Tentu saja PLN berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab perusahaan dalam rangka pelestarian lingkungan, dan tahun ini merupakan tahun ketiga PLN melaksanakan tanam pohon bakau melalui program CSR-nya,” kata GM PLN UIW Kalbar, Agung Murdifi, Jum’at (29/11).

Sebagai korporasi, ujar Agung Murdifi, PLN tentu tidak hanya fokus pada pelayanan kelistrikan dan profit oriented saja, namun selalu berupaya memperhatikan environment sustainability.

“Tahun ini juga merupakan tahun ketiga kami membantu warga Desa Sungai Bakau Besar Laut untuk mengembangkan kawasan Cinta Mangrove Parknya dengan menanam 5 ribu pohon mangrove dan melibatkan 2 ratus volunteer untuk turut serta dalam program CSR kami,” ujarnya menegaskan.

Selain itu, lanjut Agung, pihaknya juga membantu pengembangan desa dengan bantuan infrastruktur berupa perbaikan jalan, pembuatan spot foto dan gapura tempat wisata.

“Kami harap bantuan infrastruktur seperti jalan, gapura dan spot foto juga dapat memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat Desa Sungai Bakau Besar Laut untuk menunjang kemandirian dan perekonomiannya,” harapnya.

Mewakili Pemprov Kalbar, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, menyatakan PLN memiliki komitmen yang tinggi dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaanya.

“Kami mengapresiasi upaya PLN karena memiliki komitmen yang tinggi dalam manjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Natalia.

Menurutnya, program yang dilakukan PLN saat ini adalah bagian dari upaya nyata mengurangi dampak pemanasan global, dengan mengurangi laju pertumbuhan emisi gas rumah kaca.

“PLN telah terlibat langsung dengan gerakan konservasi mangrove. Ini merupakan upaya nyata dalam mengurangi pemanasan global,” katanya.
Masyarakat Desa Sungai Bakau Besar Laut diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dalam pengelolaan kawasan pesisir. Bantuan itu diharapkan menjadi pendorong dalam mengembangkan eco dan edu wisata di Kabupaten Mempawah,” kata Natalia.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut, Iwan Supardi mengatakan bantuan mangrove PLN turut membentuk ekosistem baru yakni kepiting dan burung.

“Terimakasih PLN karena dari tahun 2017 telah peduli dengan desa kami dan total kurang lebih lahan sebesar 3 hektare sudah di tanam mangrove. Alhamdulillah ini membuat ekosistem kepiting dan beberapa burung tumbuh. Inshallah ini akan meningkatkan pariwisata di desa kami,” ujar Iwan Supardi.

Hendra I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close