HeadlineInfrastruktur

Kunker 14 Wakil Rakyat di Kubu Raya

Komisi V DPR RI soroti infrastruktur dan pertanian. 

triggernetmedia.com – 14 Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Repulik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin Wakil Ketua Komisi Syarif Abdullah Alkadri melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Kubu Raya, Kamis (21/11).

Dalam pertemuan dengan Bupati Muda Mahendrawan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Komisi V menyoroti sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kubu Raya yang masih belum maksimal.

Syarif Abdullah Alkadri menuturkan, Kabupaten Kubu Raya merupakan kabupaten yang bertetangga langsung dengan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, yakni Kota Pontianak. Untuk itu, Kabupaten Kubu Raya harus mendapatkan perhatian, terlebih Kubu Raya juga merupakan kabupaten baru.

“Sebagai tetangga dengan ibu kota provinsi, Kubu Raya harus kita perhatikan. Sarana dan prasarana sebagai tetangga ibu kota harus kita percepat, seperti air bersih yang saat ini belum sampai 20 persen yang menikmati air bersih. Kemudian infrastuktur, karena sejumlah jalan di Kubu Raya ini nantinya juga akan menjadi lintasan nasional, begitu pula pembangunan jembatan Kapuas III yang harus kita percepat,” tutur Syarif Abdulllah.

Ia mengatakan, percepatan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya akan berdampak pada pembangunan di Kalimantan Barat secara keseluruhan. Karena itu, pihaknya terus mendorong Kabupaten Kubu Raya untuk terus melakukan percepatan pembangunan. Terutama, Kabupaten Kubu Raya diminta untuk mendorong pembangunan jembatan Kapuas III.

“Karena ada kewajiban Kubu Raya untuk melakukan pembebasan lahan dalam mendorong pembangunan Kapuas III. Kami juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk membangun fasilitas air bersih,” ujarnya.

Selain itu, karena Kabupaten Kubu Raya juga merupakan lumbung pangan. Wakil Rakyat dapil Kalbar itu mendorong pembangunan di bidang pertanian, seperti pembangunan irigasi, karena keterbatasan anggaran pembangunan irigasi yang tidak maksimal diprioritaskan.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengaku tidak menyangka Komisi V merespons keterbatasan anggaran untuk membenahi infrastruktur di Kubu Raya, seperti jalan poros, jembatan, irigasi dan air bersih.

“Alhamdulillah, kunjungan kerja spesifik ini ditujukan ke sini (Kubu Raya). Tentu ini menjadi bahan rapat komisi dalam pembahasan untuk tahun yang akan datang,” kata Muda Mahendrawan.

Muda mengatakan, berkaitan dengan infrastruktur menurutnya setiap daerah pasti membutuhkan. Namun karena Kubu Raya merupakan kabupaten penyangga ibu kota provinsi, infrastruktur menjadi hal yang sangat penting.

“Seperti air bersih yang baru 17 persen lebih terpenuhi, kan ini sangat luar biasa. Padahal ini daerah dekat kota,”  kata Muda.

Terkait kunjungan kerja ini komisi V DPR RI, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan keterangan secara faktual yang dapat dipertanggungjawabkan.

Berkaitan dengan pembangunan jembatan Kapuas III, kata Muda, hal itu bukan hanya untuk kepentingan Kubu Raya, namun demi kepentingan Kalimantan Barat. Karena dengan adanya pembangunan jembatan Kapuas III akan berdampak pada daerah lain.

“Ini bukan untuk kepentingan Kuu Raya saja, tapi kepentingan bersama. Contohnya ketika jembatan Kapuas II ditutup selama 6 jam, sudah mengalami kemacetan yang luar biasa. Untuk itu, pembangunan jembatan Kapuas III ini harus cepat,” katanya.

Jek I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close