HeadlineKetapangKilas Kalbar

Ketapang Berduka, Mantan Bupati Morkes Effendi Berpulang

Bupati Ketapang Periode 2001-2010 menghembuskan nafas terakhir di RSUD Agoesdjam Ketapang, Rabu (6/11) siang di usia ke-63 tahun.

triggernetmedia.com – Masyarakat Kabupaten Ketapang berduka, Mantan Bupati Ketapang dua periode 2001-2005, 2005-2010 sekaligus politisi senior Partai Golkar, H Morkes Effendi telah berpulang kepada Allah SWT.

Morkes Effendi menghembuskan nafas terakhir di RSUD Agoesdjam Ketapang, Rabu (6/11) siang di usia ke-63 tahun.

Kepala Dinas Disperindagkop sekaligus ,Toni Jaya yang juga kerabat almarhum mengaku mendapat telepon dari pihak keluarganya.

“Kabarnya beliau (Morkes Effendi) meninggal sekitar pukul 14.05 WIB, kebetulan saya sedang tugas keluar ini,” ujarnya saat ketika dihubungi triggernetmedia.com via telpon genggam.

Menurut Toni Jaya yang juga sepupu Morkes Effendi, bahwa almarhum sempat dibawa ke  rumah sakit yang ada di Ketapang, sebelum akhirnya menghebuskan nafas terakhir.

“Meninggal di rumah sakit, tapi saat ini sudah dibawa pulang ke rumah duka di Jalan Lingkar Kota. Jenazah beliau kemungkinan besok akan dikebumikan,” katanya.

Sebelum meninggal, kata Toni, almarhum Morkes Effendi menderita beberapa penyakit seperti kencing manis serta gula darah selama beberapa tahun terakhir.

“Tentu kita merasa kehilangan, bukan hanya saya pasti juga masyarakat Ketapang, karena almarhum merupakan satu di antara Bupati terbaik di Ketapang, karena beliau selalu memikirkan bagaimana memajukan Ketapang, terlebih jiwa beliau untuk kepentingan umum selalu siap pasang badan,” tuturnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Farhan mengaku sangat kehilangan atas kepergian Mantan Bupati Ketapang, Morkes Effendi.

“Kami selaku keluarga besar maupun Pemkab Ketapang turut berduka atas kepergian beliau, terus terang kami merasa kehilangan,” ungkapnya.

Farhan menyebut, sosok almarhum Morkes Effendi dikenal sebagai sosok panutan yang tegas dalam memimpin dan visioner dalam berpikir mengenai pembangunan-pembangunan di Ketapang.

“Beliau merupakan orang yang meletakkan dasar pembangunan di Kabupaten Ketapang, baik berkaitan dengan infrastruktur maupun dengan masyarakat,” nilainya.

Dari informasi yang dihimpun, jenazah almarhum sendiri baru akan dikebumikan pada Kamis (7/11) di Jalan Kamboja, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan.

“Untuk sakitnya, beliau sudah lama sakit kencing manis, terus juga ada vertigo. Kami dari pihak keluarga besar maupun atas nama Pemerintahan menyampaikan permohonan maaf jika semasa hidupnya ada hal-hal yang kurang berkenan, mohon dimaafkan,” ujar Farhan.

Jhon I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close